Optimalisasi RMP di Lunang Silaut, Ini Rekomendasi Direktur PUT Kemendes PDTT

KESEHATAN-42 hit

LUNANG, PESSEL - Direktur Pengembangan Usaha Transmigrasi (PUT) Ditjen PKTrans Kemendas PDTT DR Supriadi, M.Sc beserta Tim mengadakan rapat koordinasi dengan OPD dan stakeholder membahas tentang penguatan kelembagaan dalam optimalisaai pengelolaan Rice Milling Plant (RMP), Sabtu, 19 September 2020.

Peserta rapat dari Dinas Nakertrans Provinsi dan Kab. Pesisir Selatan, Dinas Pertanian, Dinas Perindagkop Kab. Pes. Selatan, Camat Lunang, Penyuluh Pertanian, Kepala Puskeswan Lunang Silaut, Kepala Sekolah SMK Ranah 40 Tapan dan SMK Silaut, Pengelola RMP, Direktur Bumnag Bersama, PT ASYX Indonesia, Kepala Kantor BANK BRI Kec. Lunang.

Kabid Transmigrasi Disnakertrans Sumbar Rini Yuliet, SP menyebutkan, ada beberapa point penting dari isi rapat yang harus segera ditindak lanjuti. Yakni, sebagai berikut:

1. KTM Lunang Silaut merupakan salah satu dari 52 kawasan yg menjadi target prioritas Nasional pada RPJMN 2020-2024 dan termasuk kedalam 7 kawasan yang diprioritaskan menjadi kawasan yang berdaya saing, sehingga diharapkan keseriusan pemerintah daerah yang digawangi oleh Dinas Nakertrans Kabupaten Pesisir Selatan dalam mengoptimalkan lembaga-lembaga usaha yang sudah dibangun, khususnya RMP.

2. Dinas Nakertrans Kab. Pesisir Selatan agar segera menyelesaikan pencabutan SK kepengurusan pengelola RMP yg lama dan menetapkan SK Bupati Pes. Selatan untuk kepengurusan yang baru. RMP sebagai asset pemerintah daerah Kabupaten Pes Selatan, hrs funsional dan dioptimalkan pemanfaatannya.

3. Pengelola yang baru mendorong dan fokus pada manejemen bgmn RMP bisa berjln maksimal. Pengelola yang baru harus punya bisnis proses, mulai dari budidaya sampai pemasaran.

4. Tiga persoalan penting dalam pengelolaan RMP, yaitu bahan baku, modal, dan pemasaran.

5. Untuk pemasaran, Bupati akan menyiapkan kebijakan/regulasi agar setiap ASN Kab Pesisir Selatan membeli beras "Rajo Pasisia" keluaran RMP Lunang Silaut, minimal 10 kg setiap bulannya.

6. Peran BRI sebagai mitra mendukung permodalan. Untuk anggunan tdk selalu asset RMP yang menjadi anggunan, bisa berupa kotak kerja seperti ketika RMP butuh bahan baku bisa dibayar langsung oleh BRI. Begitu juga ketika keluar utk pemasaran bisa dibantu BRI dan sisanya masuk ke pengelola.

7. PT ASYX sebagai mitra dengan RMP, bisa membantu dlm bidang mesin, tenaga ahli teknologi pangan, termasuk permodalan. Model kerjasamanya disesuaikan dgn kondisi RMP/lokasi yg dibutuhkan dengan catatan sudah terkontrak.

8. Operasional RMP Lunang Silaut akan melibatkan anak -anak SMK dari SMK Ranah 40 Tapan jurusan mesin dan SMK Silaut jurusan pertanian untuk magang, bekerja dan belajar bisnis di RMP.

"Semua ini akan kita tindaklanjuti bersama pihak terkait, terutama di Pessel," pungkas Rini. (Hms-Sumbar/BM)

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru