Jurusan Kimia FMIPA UNP Latih Warga Kurai Taji Olah Makanan Laut Kekinian

PENDIDIKAN-113 hit

PADANG PARIAMAN - Selama dua hari Tim Pengabdian Masyarakat dari Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan pelatihan pengolahan hasil laut menjadi makanan kekinian yang sarat gizi dan bernilai ekonomis di Nagari Kurai Taji Kecamatan Nan Sabaris Kabupaten Padang Pariaman.

Menurut Ketua Tim Pelaksana Pengabdian, Fauzana Gazali, M.Pd, pelatihan dilakukan Sabtu dan Minggu, 26-27 September 2020. Dalam pelatihan selama dua hari itu, pelaksanaan dilakukan dalam dua bentuk, yakni pemaparan materi dan praktek oleh Tim Pengabdian yang berisikan, Fauzana Gazali, M.Pd, Trisna Kumala Sari, Ph.D, Silvi veronita, S.Si, Melindra Mulia, M.Si, Suci Ulan Sari, S.Pd, Fitri Yuranda, S.T, dan dibantu dua mahasiswa, Annisa Syafira dan Sil Purnamasari.

Adapun tujuan kegiatannya, sambung Fauzana, yakni untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan ekonomi penduduk dengan cara memberikan pelatihan atau workshop kepada masyarakat khususnya ibu-ibu PKK Nagari Kurai Taji,

"Sehingga mereka mempunyai pengetahuan tentang manfaat ikan dan kandungan gizinya serta terampil dalam mengolah ikan segar menjadi produk makanan kekinian yang sehat, bergizi dan bernilai ekonomis," ujarnya.

Adapun produk olahan ikan yang dibuat pada kegiatan ini adalah nugget ikan, fish ball, aneka seafood, dan juga saos sambal seafood.

Tim PKM, kata Fauzana, berharap pengetahuan yang diberikan dapat diaplikasikan masyarakat dalam kehidupannya sehingga produk-produk yang dibuat dapat dikonsumsi oleh anggota keluarga lainnya maupun diperdagangkan untuk membantu meningkatkan perekonomian keluarga.

Para ibu-ibu anggota PKK Nagari Kurai Taji yang ikut dalam latihan tampak antusias sekali mengikuti kegiatan, baik dalam seksi teori terutama tentang gizi dan teknik pengolahan makanan.

"Kami menyambut baik antusias para ibu-ibu PKK tersebut. Itu memperlihatkan mereka ingin belajar dan menambah pendapatan keluarga dengan mengolah hasil laut jadi makanan kekinian," tambah Trisna Kumala Sari, Ph.D, yang bertindak sebagai salah seorang pemateri.

Untuk kegiatan kali ini peserta dibatasi hanya sebantak 16 orang dengan mempertimbangkan kondisi pandemic Covid-19 dan mematuhi protokol kesehatan. Peserta kegiatan difasilitasi dengan pemberian masker, hand sanitizaer dan faceshield . Selama pelaksanaan kegitan peserta dan tim tetap melaksanakan protokol pencegahan penularan covid 19 secara ketat dengan tetepa memperhatiakan physical distancing selama kegiatan.

"Semua biaya yang dikeluarkan untuk praktek mandiri ini didanai dengan dana dari Lembaga penelitian dan pengabdian Masyarakat (LP2M) UNP," pungkasnya.

MR

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru