Guru Dilarang Masuk WhatsApp Group Paslon dan Memberikan Like di Medsos

POLITIK-216 hit

PADANG ARO - Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Solok Selatan (Solsel), Jasman Rizal kembali menegaskan kepada kepala sekolah dan tenaga pendidik di solsel untuk tidak ikut-ikut berpolitik pada pemilihan kepala daerah saat ini.

Menurutnya, sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) kepala sekolah dan guru-guru harus bersikap netral. Bahkan pada hal-hal kecil seperti memberikan like pada akun media sosial salah satu pasangan calon tidak diperbolehkan, karena itu sudah termasuk salah satu pelanggaran.

Ia juga tidak akan mentoleransi apabila ada ASN kedapatan ikut-ikut berpolitik. "Persoalan netralitas ASN harga mati, jangan coba-coba terlibat," tegasnya saat mengadakan pertemuan dengan kepala sekolah SD, SMP, SMA, dan pengawas pendidikan se solok selatan.

Ia juga menekankan agar ASN tidak ikut bergabung pada salah satu media sosial seperti whatapps group (WAG) yang mendukung salah satu paslon, ia menyarankan agar ASN segera keluar apabila dimasukkan dalam WAG tersebut, karena itu telah masuk dalam pelanggaran netralitas ASN.

Ia berharap, kepala sekolah menjadi perpanjangan tangannya menyampaikan pesan ini guru-guru di sekolahnya. "Saya berharap, tolong ini jadi perhatian kita semua," ungkapnya.

AA

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru