Perkebunan Kopi Bukit Cani Sawahlunto, Inovasi Seorang Petani Milenial Bernama Abi

EKONOMI-406 hit

SAWAHLUNTO - Bukit Cani, begitu warga memberi tahu lokasi ladang kopi rabusta milik anak muda inspiratif mengaku bernama Abi ini. Perkebunan kopi mandiri terletak di Desa Muaro Kalaban, Kecamatan Silungkang, Kota Sawahlunto, Sumbar, tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota Sawahlunto untuk membantu pengembangannya dalam penguatan ekonomi ditengah pandemi COVID-19 yang tak jelas kapan matinya.

Kamis (1/10/20) kemarin, Abi mempertontontonkan kegagalannya di kopi jenis arabika, dan keberhasilan membudidayakan jenis kopi robusta. Meski selisih harga jauh diatas harga kopi robusta, tapi menanam jenis arabika tak membuat kantong Abi bertambah sehingga dia berencana akan membabat semua arabikanya dan diganti dengan jenis robusta yang cocok di daerah ketinggian.

"Saya akan babat jenis arabika meski nilai harganya cukup tinggi ketimbang kopi robusta, sebab tidak mendatangkan keuntungan signifikan karena setelah di ujicoba tidak cocok di daerah ketinggian. Solusinya, saya akan dikembangkan kopi robusta. Coba lihat mana paling subur dan berbuah lebat, ternyata robusta." Aku Abi, saat diwawancarai beritaminang.com kemarin.

Berkat keyakinan Abi menjadi petani kopi, usahanya pelan-pelan menampakan hasil setelah melakuka perbandingan dalam meraih keuntungan antara kopi arabika dengan robusta. Pilihan terakhirnya adalah jauh lebih tepat menanam jenis robusta karena robusta lebih cocok di perbukitan atau daerah ketinggian.

Perhatian dan Dukungan Mengalir

Walikota Sawahlunto Deri Asta sangat mengapresiasi peluang potensial yang dibangun Abi, dia dianggap mampu menjadi influencer dalam menggerakan petani lain untuk membudidayakan tanaman kopi, namun yang cocok di Sawahlunto hanya jenis robusta karena tumbuh subur didaerah ketinggian.

Dengan adanya gerakan Abi sebagai petani muda inspiratif, Deri Asta siap mendukung petani yang juga Ketua Poktan Kopi Muaro Kalaban ini untuk lebih berkembang dengan cara melakukan pendampingan tentang budidaya kopi robusta, baik perawatan, pupuk yang cocok, dan buah yang unggul, melalui Dinas Pertanian.

"Sebagai pemerintah, saya sangat mengapresiasi upaya Abi ini dalam meningkatkan kapasitas penguatan ekonomi melalui pertanian terutama yang di geluti Abi mengembangkan budidaya tanaman kopi. Semula dia mengembangkan kopi arabika, tapi tidak memuaskan sehingga yang paling cocok itu adalah jenis robusta. Kedepan saya instruksikan untuk didampingi terus oleh Dinas Pertanian." Kata Deri Asta yang ikut panen perdana diladng kopi milik Abi.

Sementara itu, Yulfaizon Dahlioes, General Manager PT Bukit Asam Tbk. Unit Pertambangan Ombilin, yang ikut bersama rombongan Wako Deri Asta ke ladang kopi tersebut merespon positif gerakan masyarakat bertani tanaman produktif.

Yulfaizon mengungkapkan, Bukit Asam sebagai korporasi dan Badan Usaha Milik Negara, berkewajiban untuk membantu masyarakat, terutama dalam pengembangan UMKM seperti kopi ini seperti yang dilakukan di Sumatera Selatan dan Lampung. Apalagi, lanjut dia, Desa Muaro Kalaban juga lingkungan terdekat dengan daerah operasional PT BA UPO.

"Sebagai BUMN dengan tag line hadir untuk negeri, Insya Allah kami siap membantu, namun tentu harus sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku sehingga nantinya bisa menjadi mitra PT BA yang dapat menyalurkan bantuannya dalam bentuk program CSR. Jika kondisi COVID-19 ini semakin membaik perwakilan petani aka difasilitasi studi banding ke daerah lain." Ungkapnya.

Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Ir. Lelis Eprienti,M.Si mengungkapkan ke siapannya untuk melaksanakan instruksi Wako Deri Asta untuk mendampingi para petani, tidak hanya petani kopi, tapi juga petani lainnya termasuk unsur ketahanan pangan dan Perikanan.

"Kami siap untuk mendampingi para petani tersebut dan membina mereka agar tumbuh dan berkembang dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi mereka disektor pertanian dan Perikanan sesuai instruksi Pak Walikota. Insya Allah, akan selalu kami dampingi." Tutur Lelis.

Tutur hadir ke ladang kopi Abi, Camat Silungkang Supar, Kabag Kominfo Persandian dan Humas Wiza Andrita, Kades Muaro Kalaban, Asmen Umum dan Keuangan UPO Alman Syarif, dan sejumlah tokoh masyarakat, pemuda, dan beberapa wartawan. (iyos)

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru