Bumnag Bomas Koto Baru Solsel Kembangkan Usaha Kearifan Lokal

EKONOMI-208 hit

PADANG ARO - Bumnag Tungku Tigo Sajarangan Nagari Bomas Koto Baru, Kabupaten Solsel, Sumbar bakal kembangkan usaha kearifan lokal dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat.

Tidak itu saja, melalui Bumnag ini, pihak Pemerintahan Nagari Bomas Koto Baru juga mendukung program Setengah Milyar Masker Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Republik Indonesia.

Seperti yang di ungkapkan Pj. Wali Nagari Bomas Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, Yuli Herman didampingi Ketua Bumnag Tungku Tigo Sajarangan, Penti Satria Utama, A. Md, untuk tahun ini telah di kucurkan dana sebesar Rp. 36.685.050 yang bersumber dari dana Silfa Dana Desa.

Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) merupakan lembaga usaha nagari yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintah nagari dalam upaya memperkuat perekonomian nagari, dibentuk berdasarkan kebutuhan masyarakat dan potensi nagari.

"Tahun ini ada penguatan modal usaha untuk Bumnag disalurkan, bersamaan untuk menyiapkan masker dalam rangka mendukung program setengah milyar masker, " kata Yuli Herman.

Artinya, bersamaan dengan penyaluran dana penguatan modal usaha Bumnag pada tahun 2020 ini yang bersumber dari dana Silfa Dana Desa (DD) juga tertumpang anggaran sebesar Rp. 6 juta untuk mengadaan masker.

Sehingga dana penguatan untuk usaha Bumnag Tungku Tigo Sajarangan Nagari Bomas tahun ini berjumlah sebesar Rp. 30. 685.050,-," tambahnya.

Masih menurut Yuli Herman, kedepan pihaknya juga akan menyerap informasi masyarakat terkait pengembangan usaha Bumnag kedepan. Salah satunya yang sangat berpeluang untuk dikembangkan adalah usaha kebutuhan masyarakat ( PM&D-red) serta usaha dari kearifan lokal.

Sementara Ketua Bumnag TTS Nagari Bomas Koto Baru, Penti Satria Utama, A. Md menjelaskan bahwa saat bidang usaha yang dilakukan baru pengisian air ulang. Nanti sesuai saran Wali Nagari pihaknya akan mencoba untuk mengembangkan usaha yang menjadi kebutuhan masyarakat dan kearifan lokal.

"Kedepan kita akan lakukan pengbangan usaha lain yang menjadi kebutuhan masyarakat, selain pengisian air isi ulang yang selama ini dilakukan, " kata Penti.

Bahkan usaha SPBU mini juga sedang menjadi target usaha Bumnag akan dilakukan. Apalagi usaha ini bagian dukungan atas kerjsama Kemendes PDTT dengan pihak Pertamina," ungkapnya.

Kalau memang progres ini menguntungkan masyarakat, kenapa tidak SPBU mini akan dibangun, apalagi akan ada pulang penambahan tenaga kerja dari pemuda nagari, sedikitnya sebanyak dua orang.

Turut hadir saat penyerahan dana APB Nagari untuk penguatan modal Bumnag TTS Nagari Bomas tersebut, Camat Sungai Pagu, Rolly Almart, Ketua Bamus, Ketua LPMN, Bhabinkantibmas, Babinsa serta perangkat nagari. AA

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru