Hari Ini sebanyak 850 Peserta dari Berbagai Provinsi Ikuti Seminar Nasional HIMANI IKB FBS UNP

PENDIDIKAN-252 hit

Padang-Sebanyak 850 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia mengikuti seminar nasional yang diselenggarakan secara virtual oleh HIMANI Program Studi S3 Ilmu Keguruan Bahasa FBS Universitas Negeri Padang dengan tajuk "Penelitian Pengembangan Ilmu Keguruan Bahasa di Era Revolusi Industri 4.0 dan society 5.0" pada Sabtu (19/9) pagi ini.

Prof. Dr. M. Zaim, M.Hum., Koordinator Program Studi Ilmu Keguruan Bahasa (S3) Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang dalam sambutannya menyampaikan Penelitian pengembangan adalah suatu cara yang harus kita kuasai agar inovasi-inovasi muncul di dunia pendidikan dan keguruan untuk mengikuti malahan kalau bisa mendahului perkembangan teknologi informasi di era revolusi industri 4.0 dan society 5.0.

Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum. mengucapkan terima kasih atas kesediaan para narasumber Seminar Nasional Penelitian Keguruan Bahasa yakni Prof. Dr. Sugiyono, M.Pd. dosen Universitas Negeri Yogyakarta yang juga penulis buku-buku metode penelitian, Prof. Dr. Ilza Mayuni, M.A. dosen Universitas Negeri Jakarta, dan Pipit Rahayu, M.Pd. mahasiswa Program Studi S3 Ilmu Keguruan Bahasa FBS Universitas Negeri Padang.

"Ilmu Keguruan Bahasa dan Pengembangan Pembelajaran Bahasa menghadapi berbagai tantangan yang makin kompleks pada era teknologi digital pada masa kini. Kegiatan berbahasa dalam konteks komunikasi menggunakan teknologi digital dilakukan semakin cepat melewati lintas waktu dan lintas ruang sehingga efektif menyampaikan informasi kepada jutaan mitra komunikasi di muka bumi ini," jelas Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum.

Lebih lanjut Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum. menegaskan dalam konteks komunikasi dan kegiatan berbahasa pada era teknologi digital masa kini, pembelajaran bahasa di sekolah dan di perguruan tinggi akan berhadapan dengan tantangan baru tersebut. Menurut Prof. Ermanto, komunikasi atau berbahasa pada era teknologi digital memiliki dampak positif maupun dampak negatif.

"Dalam konteks penelitian, mahasiswa perlu memahami berbagai karakteristik penelitian yakni penelitian untuk mahasiswa tingkat sarjana yakni mengaplikasikan ipteks, penelitian untuk mahasiswa tingkat magister yakni mengembangkan iptek, dan penelitian untuk mahasiswa tingkat doktor yakni menciptakan atau menghasilkan karya kreatif," jelas narasumber Prof. Dr. Sugiyono, M.Pd. dosen Universitas Negeri Yogyakarta pada sesi pertama seminar nasional tersebut. (MRC)

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru