Kajari Padang Aro Monitoring Pembangunan Rumah Sakit Pratama Solsel

PEMERINTAHAN-370 hit

PADANG ARO - Kepala Kejaksaan Negeri Padang Aro Muhammad Bardan, SH, Kasi Datun, Roni bersama Asisten I Sekdakab. Solsel Dr. H. Fidel Efendi, Kabag Hukum Ilhamka Yuzid, Wali Nagari Lubuk Malako, Riono Pendri, dan jajaran Dinkes Solsel meninjau pembangunan Rumah Sakit Pratama Solok Selatan di Lubuk Malako Kecamatan Sangir Jujuan, Sumbar.

Menurut Kajari Padang Aro, M. Bardan, kegiatannya adalah melakukan monitoring dan evaluasi pengerjaan, terkait capaian kerja. Selain itu juga untuk memantau kalau ada kendala yang berdampak akan menjadi terlambatnya pembangunan.

" Sebagai tim pendamping dari pembangunan proyek Pemerintah, kita punya tanggungjawab untuk memantau dan mengevaluasi kegiatan yang sedang berjalan, " kata M. Bardan dilokasi proyek di Lubuk Malako, Kamis (10/9/2020).

Menurut Bardan, pihak akan proaktif untuk mendukung kelancaran dan kesuksesan pembangunan ini sesuai jadwalnya. Sehingga dana pemerintah yang cukup banyak mendirikan bangunan rumah saki ini akan dapat termamfaatkan sebagaimana peruntukannya.

Meski pekerjaan saat ini tidak ada kendala, namun, Bardan tetap mengingatkan Rekanan untuk mendroup material di lokasi proyek. Artinya bahan material yang dibutuhkan sudah harus tersedia di gudang.

Hal itu penting, mengingat kondisi cuaca akhir tahun ini sering hujan, sehingga jika terjadi bencana atau kendala jalan longsor dan lain sebagainya, sudah pasti akan berdampak pada mobilisasi bahan," tambah Bardan.

Ditambahkan Bardan maupun Roni, pihaknya ingin rekanan dapat menuntaskan tahapan pembangunan sebagaimana mestinya, sehingga dapat tercapai progres yang sudah ditetapkan.

" Secara umum kita apresiasi rekanan yang sudah bekerja maksimal, dan dari hasil tinjauan pekerjaan hari ini terlihat sangat baik. Hal ini dibuktikan dengan peralatan dan tenaga kerja yang sudah lengkap, " ungkap Bardan

Sementara itu Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Fidel Efendi menambahkan, untuk pelaksanaan kegiatan proyek tidak ada persoalan. Namun yang menjadi masalah adalah lahan yang dekat dengan lokasi pembangunan ini masih ada yang belum bebas.

Sehingga hal ini akan menjadi tugas pemerintah daerah untuk segera menyelesaikannya. Bahkan dalam waktu dekat, pihak nagari sudah menjanjikan untuk menyelesaikannya bersama tokoh masyarakat di Lubuk Malako, " terang Fidel.

Kasi Datun Kajari Padang Aro, Roni dikesempatan itu menjelaskan, pihaknya akan siap untuk mendampingi tim pembebasan lahan, dimanapun akan dilakukan.

Ditarget bangun Rumah Sakit Pratama Solsel di Lubuk Malako itu siap, lahan yang masih diperlukan itu juga sudag bebas hendaknya, " tambah Roni.

Sementara Wali Nagari Lubuk Malako, Riono Pendri berjanji dalam waktu akan segera mencari solusi, sebagaimana yang di inginkan pemilik yang punya lahan di dekat bangunan RS Pratama Solsel tersebut.

Artinya, pemiliki ini bersedia pindah dengan lokasi yang juga harus dipinggi jalan antara Lubuk Malako ke lokasi Rumah Sakit baru itu, " terang Riono Pendri.

Ditambahkannya, RS Pratama Solsel ini adalah bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Penugasan, dengan pagu anggaran Rp. 25 milyar. Sedangkan lahan yang diperuntukan untuk pembangunan RS Pratama ini lebih kurang 5 hektare, " demikian Riono

Sementara itu Leader PT Multi Mitra Serasi, Yunelfi selaku kontraktor pelaksana memaparkan, pengerjaan proyek hingga saat ini sudah mencapai 9,6 % dari target relisasi 9,5 %. Pihaknya optimis pekerjaan ini selesai sesuai skedul yang sudah ditetapkan.

" Jika cuaca mendukung, maka pekerjaan ini akan selesai sesuai akhir kontrak. Pasalnya, kita sudah manyiapkan material untuk pengerjaan dan tenaga yang sesuai item yang sedang dikerjakan," tambah Yinelfi

Bahkan pihak perusahaan tidak ingin mengecewakan Pemerintah dan masyarakat di sini. AA

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru