KPU Dan Bawaslu Swab Massal Setelah Salah Satu Calon Bupati Terkonfirmasi Positif Covid-19

KESEHATAN-425 hit

LIMA PULUH KOTA - Pasca positifnya salah seorang kandidat Bupati Limapuluh Kota terhadap penyebaran virus Corona, Tim Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lima Puluh Kota langsung melakukan tracking, siapa-siapa saja yang kontak langsung dengan kandidat Bupati Muhammad Rahmad.

Berdasarkan tracking Tim Satuan Gugus Tugas Kabupaten Limapuluh Kota, sudah mendata hampir 100 orang yang kontak langsung dengan kandidat yang mendaftar ke KPU pada Sabtu (5/9) lalu itu. "Hampir seratus orang dan jumlah tracking akan terus bertambah," Ujar Juru bicara Gugus Tugas Covid -- 19 Fery Chova kepada wartawan Senin (7/9) malam.

Hasil tracking tersebut, ucapnya, terdiri dari 32 petugas KPU, 20 petugas Bawaslu, 13 anggota DPRD, 12 anggota Polri, 20 masyarakat umum serta pengurus partai politik lainnya. "Ya, besok tes swab besar-besaran. Petugas KPU dan Bawaslu ikut semua," terangnya lagi.

"Jumlah ini masih akan terus bertambah mengingat masih ada dari pihak relawan, tim pemenangan termasuk rekan media yang meliput saat proses pendaftaran di KPU. Untuk itu, bagi yang merasa kontak dapat melaporkan diri dan menghubungi call center Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Lima Puluh Kota melalui nomor 081374808282 atau 081363473304," tegas Feri Chofa.

Terpaparnya kandidat Bupati Limapuluh Kota yang diusung Partai Gerindra-PKB-Hanura itu, pertama kali diumumkan Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal pada Senin (7/9) pagi.

Sementara itu, hari ini kasus Covid-19 di Limapuluh Kota bertambah lagi dua orang. Salah satunya meninggal dunia. Pasien yang meninggal dunia ini, kata Fery berinisial KS, laki-laki, 29 tahun, warga Purwajaya, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau. Pasien ini sebelumnya dirawat sebagai kasus suspek di RS Achmad Mochtar Bukittinggi. Hasil swab-nya keluar 4 September 2020.

"Dilaporkan meninggal dunia 6 September 2020, dan dimakamkan sesuai protokol Covid-19 hari ini, tanggal 7 September 2020," ujar Fery.

Kasus kedua adalah MR, laki-laki, 47 tahun, warga VII Koto Talago, Kecamatan Guguak, diduga terpapar dari riwayat pekerjaan atau perjalanan, kini isolasi mandiri sementara.

Dengan tambahan dua kasus ini, maka total kasus Covid-19 di Limapuluh Kota menjadi 57 orang. Dari jumlah itu, 22 orang telah dinyatakan sembuh, dua orang meninggal dunia dan 33 orang diisolasi di berbagai tempat yang ada.(Med)

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru