Warga Transmigran Pasir Binjai Pessel Masih Kekurangan Bibit Jahe dan Kunyit

EKONOMI-71 hit

PAINAN - Perkembangan tanaman jahe merah dan kunyit setelah penanaman perdana oleh Menteri Desa PDT dan Transmigrasi di Nagari Pasir Binjai. Lunang Silaut Pessel, beberapa waktu lalu, saat ini, Senin 24 Agustus 2020 terus berkembang dan bibit sudah ditanam.

Menurut Kepala Disnakertrans Sumbar Nazrizal melalui penjelasan Kabid Transmigrasi Rini Yuliet, sejak turun hujan beberapa hari lalu, karena cukup lama Silaut tidak turun hujan, bibit Jahe dan Kunyit sudah ditanam Kelompok Tani Bumi Nagari Taman Makmur Pasir Binjai.

Dimana bibit ditaman diatas 12 bedengan yang sudah dibuat yang bisa menampung sebanyak 984 batang bibit.

Itupun, sambungnya, lahan yang terpakai hanya 1/3 dari lahan yang tersedia, masih ada 2/3 lahan yang tersisa yang bisa diolah untuk tanaman jahe merah.

Untuk itu kelompok tani masih butuh bantuan tambahan bibit jahe merah sekitar 200 kg lagi untuk bisa ditanam di lahan yang tersedia.

Sementara itu, juga ada laporan di Lima Nagari di Kecamatan Silaut Kabupaten Pesisir Selatan yang menerima bantuan bibit jahe merah dan kunyit. Dimana perkembangan kondisi tanamannya hingga Rabu, 26 Agustus 2020, sudah ditanam dan mulai tumbuh.

Kelimanya yakni: (1) Tanaman jahe merah dan kunyit Kelompok Tani Indah Nagari Sambungo di Nagari Sambungo (Ex UPT Silaut VI): (2) Kelompok Tani Al Barokah Nagari Sungai Pulai ( Ex UPT Silut III); (3) Kelompok Tani Suka Maju Nagari Sungai Sirah; (4)Kelompok Tani Mawar Berduri Nagari Lubuk Bunta ( Ex UPT Silaut I) dan terakhir 5.Kelompok Tani Durian Seribu Nagari Durian Seribu ( Ex UPT Silaut I).

"Semoga tanaman jahe dan kunyit bisa tumbuh dengan baik hingga panen. Sehingga dapat menambah pemasukan bagi petani di daerah transmigrasi Lunang Silaut," pungkasnya. Hms-Sumbar/BM

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru