Asosiasi Petani Bawang Merah Ekor Lubuk Padang Panjang Terima Bantuan Alsintan

EKONOMI-207 hit

PADANG PANJANG - Tingkatkan produksi Petani Bawang Merah, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Sumatera Barat berikan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada Asosiasi Petani Bawang Merah Kelurahan Ekor Lubuk, Jum'at (28/8/2020).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Sumatera Barat Ir. Syafrizal bersama Walikota Padang Panjang Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano kepada perwakilan Asosiasi petani bawang merah.

Hadir dalam kesempatan tersebut Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Dr. Desmon, M.Pd, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Ade Nefrita Anas, SP dan Kabid Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Fitriadi, Lurah Ekor Lubuk Emri Arnis serta undangan lainnya.

Disampaikan Wako Fadly, pertanian memiliki potensi yang begitu besar dan paling bertahan meskipun ditengah perubahan ekonomi global, termasuk di saat pandemi ini.

"Dengan begitu bagaimana untuk mengefisiensi waktu dan efektifkan cara kerja agar mendapatkan keuntungan yang lebih besar, sehingga masyarakat lebih makmur," jelas Wako Fadly.

Ditambahkan, Wako Fadly meminta agar petani bawang ini memanfaatkan bantuan yang diberikan ini, betul-betul dipelajari agar produksi kita lebih meningkat, karena inflasi pertanian di Sumbar sangat diutamakan dari Bawang Merah dan Cabe.

Disamping itu, Kepala Dinas Pangan, Holtikultura Syafrizal mengatakan bahwa banyak bantuan yang disiapkan oleh Pemerintah kepada para petani kita.

"Berharap bantuan yang diberikan mampu melonjak penghasilan petani, khusus nya petani bawang yang sama kita ketahui bahwa harga bawang saat ini lumayan tinggi," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Ade Nefrita menyampaikan pemberiaan bantuan Alsintan ini adalah dalam rangka efisiensi usaha tani pertanian dan menjawab tingginya biaya tenaga kerja yang bergerak di pertanian sehingga selama ini keuntungan yang didapat oleh petani kita berkurang. (RelKom/cg/Lex)

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru