26 Warga Sumbar Positif Covid-19 Jumat dari 9 Daerah, Ini Rinciannya

KESEHATAN-680 hit

PADANG - Informasi penangan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, Jum'at, 28 Agustus 2020 Pukul 17.00 WIB, total sampai hari ini telah 1.889 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19.

"Terjadi penambahan 26 orang warga sumbar positif terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 11 orang, sehingga total sembuh 1.149 orang dan meninggal bertambah 2 orang sehingga total meninggal 55 orang," kata Jasman Rizal, Kepala Dinas Kominfo Prov. Sumbar selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jumat sore.

Juga disampaikan, jumlah Spesimen Diperiksa: 110.182 dan Jumlah Orang Diperiksa: 94.692 dengan Positivity Rate (PR): 2,00%.

Total 1.889 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat dengan rincian, Dirawat di berbagai rumah sakit 198 orang (10,48%). Isolasi mandiri 313 orang (16,57%). Isolasi daerah 21 orang (1,11%). Isolasi BPSDM 65 orang (3,44%). Isolasi PPSDM 88 orang (4,66%). Meninggal dunia 55 orang (2,91%). Sembuh 1149 orang (60,83%)

Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc melaporkan 3.628 spesimen dalam satu hari (Lab Unand 3.451 dan Lab veteriner Baso 177), terkonfirmasi tambahan 26 (dua puluh enam) orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19, kesembuhan pasien covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 11 orang.

Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 26 orang yaitu:

1. Kabupaten Padang Pariaman 1 orang.

2. Kabupaten Solok 1 orang.

3. Kota Padang 16 orang.

4. Kabupaten Pesisir Selatan 1 orang.

5. Kota Bukittinggi 3 orang.

6. Kabupaten limopuluah Kota 1 orang.

7. Kota Payakumbuah 1 orang.

8. Kabupaten Agam 1 orang.

9. Kota Solok 1 orang.

Berikut rinciannya:

Kabupaten Padang Pariaman 1 orang.

1. Wanita 36 th, warga Parik Malintang, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, status meninggal dunia.

Kabupaten Solok 1 orang.

1. Wanita 20 th, warga Tanjuang Bingkuang, status mahasiswa, diduga terpapar dari aktivitas, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Padang 16 orang.

1. Wanita 84 th, warga Alai Parak Kopi, pekerjaan IRT, terinfeksi diketahui melalui proses tracing, penanganan dirawat di RS BMC Padang.

2. Pria 47 th, warga Kalawi, diduga terpapar dari Rumah Sakit, penanganan dirawat di RS BMC Padang.

3. Pria 65 th, warga Kuranji, pekerjaan Swasta, diduga terpapar dari Rumah Sakit, status meninggal dunia.

4. Wanita 35 th, warga Ps. Ambacang, pekerjaan Karyawan Swasta, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

5. Pria 40 th, warga Tabiang Banda Gadang, pekerjaan Karyawan BUMN, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

6. Pria 39 th, warga Gantiang Parak Gadang, pekerjaan Dosen, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

7. Pria 67 th, warga Marapalam, pekerjaan Pedagang, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

8. Wanita 52 th, warga Kubu Dalam Parak Karakah, pekerjaan IRT, diduga terpapar dari aktivitas, penanganan isolasi mandiri sementara.

9. Pria 50 th, warga Korong Gadang, pekerjaan Dosen, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

10. Wanita 14 th, warga Tabiang Banda Gadang, pekerjaan Pelajar, diduga terpapar dari aktivitas, penanganan isolasi mandiri sementara.

11. Wanita, warga Kapalo Koto, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

12. Wanita 26 th, warga Marapalam, pekerjaan Tenaga Kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

13. Pria 54 th, warga Andaleh, pekerjaan Pegawai, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Jakarta, penanganan isolasi mandiri sementara.

14. Wanita 35 th, warga Kuranji, pekerjaan IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

15. Pria 26 th, warga Parak Karakah, pekerjaan Karyawan Swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

16. Wanita 37 th, warga Cupak Tangah, pekerjaan IRT, diduga terpapar dari aktivitas, penanganan dirawat di RS Unand.

Kabupaten Pesisir Selatan 1 orang.

1. Bayi (laki-laki) 1 th, warga Tarusan, diketahui terinfeksi setelah proses tracing, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Bukittinggi 3 orang.

1. Wanita 55 th, warga Aur Birugo Tigo Baleh, pekerjaan karyawan BUMN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

2. Wanita 20 th, warga Aur Birugo Tigo Baleh, status mahasiswa, diduga terpapar dari aktivitas, penanganan isolasi mandiri sementara.

3. Pria 55 th, warga Guguak Panjang, pekerjaan karyawan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat di RSUD Dr. Achmad Mochtar.

Kabupaten limopuluah Kota 1 orang.

1. Wanita 17 th, warga Bukik Barisan, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Payakumbuah 1 orang.

1. Wanita 25 th, warga Koto Panjang, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Agam 1 orang.

1. Wanita 17 th, warga Matua, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Solok 1 orang.

1. Pria 58 th, warga Nan Balimo, pekerjaan PNS, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Jakarta, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pasien sembuh sebanyak 11 orang dengan rincian:

Kota Padang 10 orang.

1. Wanita 57 th, warga Lb Lintah, pekerjaan Guru, diduga terpapar dari aktivitas keluarga, pasien Dinkes Padang.

2. Wanita 45 th, warga Kuranji, pekerjaan Dosen, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Padang.

3. Wanita 60 th, warga Parupuak Tabiang, pekerjaan PNS, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Padang.

4. Wanita 44 th, warga Rawang, pekerjaan Karyawan Swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Padang.

5. Wanita 27 th, warga Siteba, pekerjaan Dosen, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi di Palembang, pasien Dinkes Padang.

6. Batita 2 th, warga Andaleh, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Padang.

7. Pria 28 th, warga Andaleh, pekerjaan Tenaga Kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Padang.

8. Wanita 23 th, warga Lolong, pekerjaan Polri, terinfeksi karena kontak di Bhayangkara dan riwayat dari Batam, pasien Semen Padang Hospital.

9. Wanita 10 th, warga Sawahan, status Pelajar, diduga terpapar dari aktivitas keluarga, pasien RSUP Dr. M. Djamil Padang.

10. Balita 4 th, warga Sawahan, diduga terpapar dari aktivitas keluarga, pasien RSUP Dr. M. Djamil Padang.

Kabupaten Agam 1 orang.

1. Wanita 63 th, warga IV Koto, pekerjaan IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD. Achmad Mochtar.

Meninggal dunia 2 orang dengan rincian:

1. Wanita 36 th, warga Parik Malintang, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Padang Pariaman.

2. Pria 65 th, warga Kuranji, pekerjaan swasta, diduga terpapar daei rumah sakit, pasien RS. BMC Padang.

Berikut perkembangan Covid-19 di Sumbar, Jum'at 28 Agustus 2020 pukul 12.00 WIB. Kasus Suspek dengan total 258 orang. Dirawat sebanyak 53 orang. Isolasi mandiri sebanyak 205 orang.

Berikut rincian persentase meninggal dan sembuh per Kabupaten Kota, kondisi Jum'at 28 Agustus 2020:

1. Kab. Sijunjuang

Total positif 12 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 12 orang (100%)

2. Kab. Solok Selatan

Total positif 9 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 9 orang (100%)

3. Kab. Kep. Mentawai

Total positif 8 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 8 orang (100%)

4. Kab. Pasaman

Total positif 5 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 5 orang (100%)

5. Kab. Dharmasraya

Total positif 35 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 34 orang (97,1%)

6. Kota Padang Panjang

Total positif 46 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 38 orang (82,6%)

7. Kab. Pesisir Selatan

Total positif 35 orang.

Meninggal 1 orang (2,9%)

Sembuh 28 orang (80%)

8. Kab. Pasaman Barat

Total positif 7 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 5 orang (71,4%)

9. Kota Padang

Total positif 1.113 orang.

Meninggal 37 orang (3,3%)

Sembuh 774 orang (69,5%)

10. Kota Solok

Total positif 67 orang.

Meninggal 1 orang (1,5%)

Sembuh 39 orang (58,2%)

11. Kota Payakumbuh

Total positif 45 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 25 orang (55,6%)

12. Kab. Solok

Total positif 44 orang.

Meninggal 3 orang (6,8%)

Sembuh 24 orang (54,5%)

13. Kab. Limopuluah Kota

Total positif 32 orang.

Meninggal 1 orang (3,1%)

Sembuh 15 orang (46,9%)

14. Kota Sawahlunto

Total positif 30 orang.

Meninggal 1 orang (3,3%)

Sembuh 12 orang (40%)

15. Kab. Agam

Total positif 100 orang.

Meninggal 3 orang (3%)

Sembuh 39 orang (39%)

16. Kota Bukittinggi

Total positif 59 orang.

Meninggal 4 orang (6,8%)

Sembuh 19 orang (32,2%)

17. Kab. Padang Pariaman

Total positif 95 orang.

Meninggal 2 orang (2,1%)

Sembuh 29 orang (30,5%)

18. Kab. Tanah Datar

Total positif 103 orang.

Meninggal 2 orang (1,9%)

Sembuh 28 orang (27,2%)

19. Kota Pariaman

Total positif 43 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 6 orang (13,9%)

Dari 19 Kabupaten Kota Se Sumatera Barat, setelah 24 Minggu masa status tanggap darurat pandemi Covid-19 diberlakukan, kategori daerah berdasarkan zona adalah:

Zona Orange: (6 Kabupaten Kota): Kota Padang, Kabupaten Solok, Kota Bukittinggi, Kabupaten Tanah Datar, Kota Sawahlunto, dan Kabupaten Agam.

Zona Kuning: (10 Kab Kota): Kabupaten 50 Kota, Kota Padang Panjang, Kota Payakumbuh, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Pasaman Barat dan Kota Solok.

Zona Hijau: (3 Kab Kota) Kabupaten Pasaman, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Solok Selatan.

"Tetaplah jaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Semoga wabah pandemi covid-19 segera berakhir. Aamiin,' ujar Jasman.

Editor: MR

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru