Aktif ke Dunia Politik, Kepala BKPSDM Solsel Ajukan Pengunduran Diri

PEMERINTAHAN-689 hit

PADANG ARO - Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Solok Selatan, Erwin Ali menyerahkan surat pengunduran dari jabatannya dan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), Kepada Bupati Solok Selatan, Senin (24/8/2020). Surat pengunduran diri tersebut diterima Asisten Administrasi Umum Pemkab Solsel, Amdani, S. E. M. Si yang merupakan Pejabat Koordinator dari BKPSDM itu.

Amdani membenarkan dirinya telah menerima surat pengunduran diri Kepala BKPSDM, Drs. Erwin Ali, yang selanjutkan akan diserahkan pada bupati.

"Sebagai Asisten yang membidangi beberapa Instansi, salah satunya BKPSDM, benar saya menerima surat permohonan berhenti dari dari Erwin Ali yang akan diteruskan pada pimpinan, " tambah Amdani.

Surat tertanggal 15 Agustus 2020 dengan dibubuhi matetai 600 ribu yang ditanda tangani oleh Erwin Ali dan diketahui oleh Sekreatis Daerah Kabupaten Solsel. H. Yulian Efi itu pada dasarnya berisikan permohonan pengunduran diri sebagai ASN dengan alasan untuk menjadi Pengurus / Anggota Partai Politik," terang Amdani.

"Nanti surat ini akan langsung kita serahkan pada pimpinan usai mengikuti beberapa agenda hari ini. Sesuai dengan administrasinya, tadi saya juga sudah menanda tangani berita acara berkas pengunduran diri dari Erwin Ali, dan secara kebetulan Kepala Dinas Tarkim & LH, H. Amril Bakri juga ada disana, " terang Amdani.

Sementara itu, H. Erwin Ali menambahkan, dirinya mengajukan permohonan mundur sebagai ASN agar lebih fokus untuk mengikuti perpolitikan di Solok Selatan, salah satunya untuk masuk ke salah satu partai politik.

"Pengunduran diri ini murni atas keinginan sendiri, sebagaimana yang tertulis dalam surat permohonan pengunduran diri yang sudah saya serahkan pada Bupati Solsel melalui Asisiten III Sekdakab. Solsel. Amdani, " terang Erwin Ali.

Pada intinya Erwin mengajukan permohonan pensiun atas permintaan sendiri lebih awal sebelum memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) itu terhitung mulai tanggal 24 Agustus 2020 ini.

"Langkah ini saya ambil, adalah bagian atas taat akan aturan dan perundang-undang, terkait niat saya untuk melangkah ke partai politik. Dimana saya mundur mengikuti aturan dan ketentuan sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Selain itu juga untuk mengikuti Peraturan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 3 Tahun 2020 tentang Juknis Pemberhentian PNS," tegasnya.

Semoga dengan telah disampaikannya permohonan pemberhentian ebagai ASN ke Pemerintah melalui Bupati Solok Selatan sebelum memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) yang terhitung mulai tanggal 24 Agustus 2020 ini, tambahnya, akan dapat membuat kami terhindar dari hal-hal yang merugikan negara.

"Termasuk kemungkinan melanggar aturan saat saya melangkah mau menjadi pengurus partai/anggota partai politik, " demikian Erwin Ali. AA

Loading...

Komentar

Berita Terbaru