Mengikuti Napak Tilas Pemuda Milenial Pabasko Peringati HUT RI

PERISTIWA-167 hit

PADANG PANJANG - Momentum peringatan kemerdekaan adalah salah satu peristiwa sakral bagi setiap warga negara yang perlu diisi dengan ragam kegiatan produktif-partisipatif, tentunya dalam rangka menunjukkan rasa kecintaan terhadap tanah air.

Meskipun masih berada dalam kondisi wabah Covid-19, tidak mengurangi partisipasi Pemuda Milenial Padang Panjang Batipuh X Koto (Pemuda Milenial Pabasko) dalam memperingati HUT RI ke-75 pada tahun ini.

Pemuda Milenial Pabasko adalah salah satu bagian penting dalam Keluarga Besar Padang Panjang Batipuh X Koto Online atau disingkat KB PBO, memiliki cara tersendiri dalam memperingati kemerdekaan tersebut.

Pelepasan Napak Tilas Perjuangan

oleh pemuda ini dilaksanakan tepat pada pukul 07.45 WIB dimulai dari Tugu Perjuangan Taman Mini Kota Padang Panjang.

Jimmy selaku koordinator kegiatan menyampaikan bahwa dalam rangka memperingati HUT RI ke-75, para pemuda memaknainya dengan lebih baik produktif kedepannya.

Dalam kegiatan pelepasan tersebut, H. Angku Ladang selaku perwakilan Dewan Pembina KB PBO menyampaikan agar para Pemuda Milenial Pabasko dapat mengambil makna perjuangan dalam proses pelaksanaan kegiatan ini.

Ia juga menyampaikan agar tetap mematuhi protokol kesehatan serta menjaga ketertiban dan keamanan selama melaksanakan kegiatan ini. Lebih pentingnya lagi agar kita semua dapat memaknai perjuangan ini sebagai salah satu cara untuk mengisi kemerdekaan secara produktif, tegas Angku Ladang.

Selaku perwakilan Dewan Penasehat KB PBO, Zulkifli turut bangga atas inisiatif Pemuda Milenial Pabasko dalam melaksanakan HUT RI ke-75 ini. Kedepannya agenda seperti ini dapat kita rencanakan dengan lebih baik dan bisa menjadi rutinitas tahunan kita dalam rangka mengisi kemerdekaan ini, tambah Zulkifli.

Acara pelepaasan Napak Tilas Perjuangan berlangsung khidmat ditandai dengan penyerahan bendera Merah-Putih secara simbolik dilakukan oleh perwakilan Dewan Pembina dan Dewan Penasehat KB PBO dan juga didampingi oleh beberapa anggota Koramil 01 Padang Panjang.

Momentum puncak upacara kemerdekaan ditandai dengan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan tepat pada pukul 10.17 WIB. Kasbi bertindak selaku protokol. David, Haina dan Joni bertindak sebagai pengibar bendera. Pemandu lagu dipimpin Ratna Enita. Sementara, Komandan Upacara dipimpin oleh Tulus, sedangkan pembina upacara oleh Magek Dt. Rangkai Putih. Peserta Upacara Kemerdekaan diikuti sebanyak 45 orang.

Upacara Kemerdekaan di Air Terjun Proklamator terlihat berlangsung khidmat, bahkan beberapa di antara mereka ada yang sampai meneteskan air mata. Ketika ditanyakan, salah satu peserta yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan bahwa perjuangan kita untuk sampai di lokasi Air Terjun Proklamator diiringi hujan.

Setelah upacara selesai dilaksanakan, para peserta Napak Tilas Perjuangan, agenda dilanjutkan menuju Tugu Perjuangan Rakyat Pabasko yang terletak di Singgalang Kariang (Desa Kampuang Tangah/Anai).

Para Pemuda Milenial Pabasko melakukan aksi pembersihan di sekitaran tugu tersebut serta mengibarkan bendera merah-putih sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang yang rela berkorban demi tanah air tercinta.

Tepat pada pukul 14.00 WIB, para peserta Napak Tilas Perjuangan bergegas menuju ke Kawasan Wisata Air Terjun Tujuh Tingkat yang terletak di Kelurahan Silaing Bawah Kota Padang Panjang.

Di lokasi ini para peserta Napak Tilas Perjuangan berdiskusi ringan tentang besarnya Potensi Air Terjun Tujuh Tingkat sebagai salah satu Ikon Pariwisata Kota Padang Panjang.

Dengan suasana alam yang masih asri dan sejuk, Kawasan Air Terjun Tujuh Tingkat perlu mendapatkan sentuhan perhatian yang lebih serius oleh stakeholder terkait, tidak terlepas juga oleh seluruh lapisan masyarakat, ungkap Magek Dt Rangkai Putih yang juga selaku salah satu putra daerah Silaing Bawah.

Rangkaian Napak Tilas Perjuangan Kemerdekaan ini tentunya memiliki makna tersendiri dan juga bervariasi bagi seluruh peserta.

"Marilah kita jadikan momentum kemerdekaan ini sebagai momentum yang lebih bermakna bagi kita semua, khususnya bagi para Pemuda Milenial Pabasko, "tutup Jimmy St Bhareno Alam selaku Korlap kegiatan. (Jurnalisme Warga - KHZ)

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru