SMKN 1 Solsel Pekan Depan Belajar Tatap Muka, Begini Persiapannya

PENDIDIKAN-511 hit

PADANG ARO - Menyikapi Surat Edaran Bupati Solok Selatan terkait pelaksanaan belajar tatap muka pada masa pendemi Covid-19 ini, SMK Negeri 1 Solsel lansung melakukan berbagai persiapan. Antara lain menyatukan persepsi tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan sekolah tersebut, mulai dari waktu, jumlah dan jadwal siswa untuk belajar tatap muka di kelas.

Kepala SMK Negeri 1 Solsel, Efrizol, S.E. M.M menyebutkan, mulai tanggal 13 kemaren telah di kumpulkan seluruh wakil kepala sekolah, ketua jurusan menyikapi SE Bupati. Dilanjutkan pada hari Jumat (14/8/2020) rapat dengan seluruh majelis guru dan dihadiri pengawas pembina, Dra. Selmiati.

Ditambahkan Efrizol, sebagaimana SE Bupati Solsel bahwa siswa hanya diperbolehkan belajar tatap muka hanya 2 hari dalam satu minggu. Namun untuk sekolah kejuruan yang terletak di Jorong Kepala Bukit Muara Labuh ini tidak demikian halnya," ungkapnya

Artinya siswa sekolah itu akan dibagi dua rombongan belajar perkelas. Separohnya masuk satu minggu ful, yang separohnya menerima tugas dirumah. Kemudian digulir dengan hal yang sama. Selain itu jam pembelajaran juga separoh dari waktu biasanya, " katanya.

Jadi siswa harus masuk kelas tatap muka satu minggu,hal ini dikarenakan mata pelajaran sekolah ini tercatat sebanyak 16 mata pelajaran. Maka kalau di suruh masuk dua hari dua hari, maka pelajaan anak-anak tidak akan tuntas, " tambah Efrizol.

Selain menyepakati masalah PBM tatap muka, pihak sekilah juga sudah sepakat untuk melakukan penyemprotan disinfektan dilingkungan sekolah, serta menyiapkan alat pengukur suhu. Tinggal menginformasikan oada siswa untuk tetap memakai masker saat kesekolah, " tambah Efrizol.

Guna mendukung PBM tatap muka ini, pihak sekolah sudah berkoordinasi dengan Komite Sekolah, dan komite sangat mengapresiasi jika belajar tatap muka ini dilaksanakan. Tinggal pihak sekolah menyurati orang tua untuk dapat memberi izin atau tidak anak mereka belajar tatap muka, dengan cara orang tua harus membuat surat pernyataan, " terang Efrizol yang juga biasa di panggil Pak Datuak.

Jadi lebih kurang 9 ratus orang siswa nantinya harus membawa surat izin dari orang tua mereka bagi yang ingin belajar tatap muka. Sedangkan yang tidak mau belajar tatap muka, pihak sekolah juga tidak harus memaksakan. Pokoknya semua administrasi pendukung belajar tatap muka dikelas ini sudag disiapkan, " tambah Pak Datuak.

Sementara untuk efektif pelaksanaan PBM tatap muka di SMK Negeri 1 Solsel menurut Efrizol akan dilaksanakan pada hari Selasa (18/8/2020) nanti. AA

Loading...

Komentar

Berita Terbaru