10 Tahun Tak Ada Pembangunan, Ratusan Massa dari Sikilang Demo DPRD Pasbar

PERISTIWA-199 hit

SIMPANG AMPEK - Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Keadilan (Ampek) yang berasal dari Sikilang, Kec. Sungai Aua, Pasaman Barat, Sumbar, lakukan aksi unjuk rasa di halaman kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman Barat di Simpang Ampek, Rabu (29/7/2020).

Ratusan massa tersebut menunntut agar pemerintah dapat memberikan akses jalan yang layak untuk masyarakat Sikilang dan meminta badan kehormatan Dewan DPRD Pasaman Barat menentukan sikap terkait adanya isu ketua DPRD Pasaman Barat yang bermasalah.

Mereka mendesak, agar kampung mereka diberikan trasportasi ambulance khusus, hingga saat ini tidak ada trasportasi ambulance , kemudian sudah sejak lama akses jalan menuju kampung mereka tak kunjung dilakukan pengerasan jalan dan juga jembatan.

Salah seorang orator aksi Sofyan Huda menyuarakan agar pemerintah dapat memenuhi tuntutan masyarakat sikilang, serta meminta Badan Kehormatan Dewan untuk menindak Ketua Dewan yang bermasalah.

"Segera Bangun Jalan dan jembatan, sudah 10 tahun lebih lamanya, kami tidak merasakan jalan dan jembatan yang layak," ujarnya..

Dikatakannya, akses jalan yang rusak dan tidak layak mengakibatkan sejumlah korban jiwa meninggal dunia dalam perjalanan menuju Rumah sakit karena jalan dan jaraknya sangat jauh.

"Selain jalan dan jembatan, segera sediakan mobil ambulans untuk transportasi di Kampung kami Sikilang," tegasnya.

Ketua Komisi III DPRD Pasaman Barat Baharuddin R saat menemui para pengunjuk rasa mengatakan tuntunan massa akan di tampung dan akan segera ditindak lanjuti.

"Terimakasih aspirasinya yang di sampaikan oleh masyarakat, tuntunan ini sudah kami tanda tangani, DPRD Pasaman Barat tentunya akan berupaya dan berusaha agar tuntutan dari masyarakat Sikilang ini dapat terwujud dan terrealisasi," kata ujarnya.

Ketua Badan Kehormatan DPRD Pasaman Barat Endang Jaya Putra mengucapkan terimaksih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir di DPRD Pasaman Barat.

"Dalam bulan depan kita akan masukan dalam program kerja DPRD Pasaman Barat, tentu akan kita dibahas natinya. Kemudian diharapkan kepada massa aksi tetap tenang dan tertip dalam melakukan aksi demo tersebut," ungkapnya. (De)

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru