MUI Sambut Baik Kota Padang Panjang Sebagai Kota Koperasi Syariah

EKONOMI-973 hit

PADANG PANJANG - Launching Kota Padang Panjang sebagai Kota Koperasi Syariah oleh Gubernur Sumbar Prof. Dr. Irwan Prayitno, S.Psi, M.Sc, beberapa waktu lalu, disambut baik berbagai kalangan. Salah satunya, datang dari Ketua MUI Kota Padang Panjang Buya Zulhamdi.

"Kita sangat bergembira. Insha Allah, Kota Padang Panjang sebagai Serambi Mekah akan menjadi contoh bagi daerah lain," ungkap Buya, Jumat, (24/7/2020)

Kepada masyarakat, Buya Zulhamdi menghimbau untuk mendukung program Pemko tersebut. Buya berharap masyarakat Kota Padang Panjang dapat menjadi nasabah Koperasi Syariah.

"Mari bersama-sama mendorong agar semua koperasi di Kota Padang Panjang berusaha ke arah itu, Alhamdulillah sudah mulai banyak Koperasi di Kota Padang Panjang beralih kepada Syariah," lanjut Buya.

Pembangunan Koperasi Syariah merupakan salah satu program prioritas RPJMD Kota Padang Panjang. Pemko menargetkan seluruh Koperasi yang ada di Kota Padang Panjang telah terkonversi ke pola syariah dalam 5 tahun periode RPJMD 2018-2023.

Strategi serta arah kebijakan telah dipersiapkan antaralain, membentuk Tim Percepatan Pengembangan Koperasi Syariah, Memfasilitasi Dewan Pengawas Syariah Bekerjasama dengan UPTD BLK Provinsi Sumatera Barat dan Dewan Syariah Nasional - MUI Pusat. Pemko juga telah memfasilitasi pelatihan Dewan Pengawas Syariah/DPS, melakukan Uji kompetensi DPS. Sosialisasi terus menerus dilakukan terkait pengelolaan koperasi pembiayaan syariah.

Lebih lanjut, Pemko Padang Panjang juga bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah Manna Wa Salwa untuk pendampingan pengelolaan Koperasi Syariah. Kemudian, Pemko Padang Panjang bekerjasama dengan PKP-RI Sumatera Barat dan Perwakilan Kota Padang Panjang melaksanakan Bimtek Pengelolaan Koperasi Syariah bagi KPRI yang ada di Kota Padang Panjang.

Walikota Padang Panjang, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano menyampaikan, Koperasi diyakini dari dulu sebagai model perekonomian rakyat berkelanjutan dan membantu pergerakan perekonomian usaha kecil ataupun menengah.

"Kita perkuat dengan mengkonversi menjadi Syariah karena memang sebagai Kota Serambi Mekah, kita tentu harus menjunjung tinggi itu. Koperasi Syariah menjadi Amal untuk kita bersama," ungkap Walikota

Sistem syariah, kata Wako Fadly, sudah teruji, seperti di negara Timur Tengah, dimana mereka terselamatkan dari goncangan perekonomian global seperti kasus Covid -19.

"Kita bisa melihat contoh contohnya dari negara yang memulai perekonomian syariah, ini terbukti menghindarkan kita dari kegagalan perekonomian global," kata Wako.

Walikota Fadly Amran berharap masyarakat Kota Padang Panjang dapat memahami keuntungan dari konsep perekonomian syariah.

" Harapannya, kita jauhi riba, kita edukasi masyarakat tentang luar biasanya perekonomian syariah, " pungkasnya. (Hrs/Lex)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru