Hasil Pemeriksaan Swab, Wakil Ketua DPRD Solsel Armen Syahjohan Dinyatakan Negatif

Kesehatan-135 hit

PADANG ARO - Juru bicara gugus tugas penanganan COVID-19 Solok Selatan (Solsel) Novirman mengungkapkan Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel swab Wakil Ketua DPRD Solsel Armen Syahjohan Negatif.

"Sudah disampaikan kepada beliau. Alhamdulillah, Hasil pemeriksaan terhadap sampel swab Bapak Armen Syahjohan Negatif," Kata Novirman.

Dia menambahkan hasil pemeriksaan laboratorium Armen Syahjohan diuji bersama 65 sampel yang dikirim beberapa waktu lalu.

"65 sampel tersebut dua Positif, 54 negatif termasuk pak Armen Syahjohan, dan sembilan inkonklusif, setelah diulang hasilnya juga negatif, sehingga keseluruhan 63 sampel swab yang diperiksa hasilnya negatif," katanya

Dia melanjutkan dengan keluarnya hasil pemeriksaan laboratorium Unand tersebut, yang bersangkutan sudah bisa beraktivitas kembali.

"Ini berkah buat beliau, dan patut diapresiasi karena beliau sangat koperatif dan mendukung protokol keselamatan COVID-19," katanya.

Sebelumnya politikus Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPRD Solok Selatan Armen Syahjohan secara sportif mendatangi Puskesmas Pakan Rabaa untuk pengambilan sampel swab, karena berinteraksi dengan DA 58 satu dari lima orang warga Solsel yang dinyatakan positif COVID-19.

"Waktu itu saya mendatangi Puskesmas Pakan Rabaa untuk pengambilan sampel uji swab karena pernah melakukan kontak dengan DA," ungkapnya.

Dia juga menghimbau agar masyarakat di dua kecamatan itu secara jujur mengakui jika pernah berinteraksi dengan DA dan segera melakukan pengambilan sampel uji Swab.

"Bukan hanya berinteraksi dengan DA, saya melalui WAG secara sadar menginformasikan kepada masyarakat, jika pernah melakukan interaksi dengan saya, segera lakukan pengambilan sampel untuk diuji Swab," katanya.

Dia berharap agar masyarakat sadar dan patuh terhadap protokol keselamatan COVID-19 untuk memutus mata rantai penyebaran.

"Jika terpapar atau berinteraksi dengan seseorang yang ternyata positif COVID-19 agar cepat mendatangi rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, atau pengujian terpapar COVID-19 atau tidak," katanya.

Dia menekankan COVID-19 bukanlah aib yang harus ditutupi, tetapi wabah penyakit yang bisa menyerang siapa saja.

"Mari kita dukung dan motivasi warga kita yang saat ini berjuang untuk kesembuhan dari COVID-19, jangan hina dan hujat mereka, tetapi berikan dukungan moril, karena dukungan itu mempercepat kesembuhan mereka," katanya. AA.

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru