Ini Data 12 Warga Padang Positif Covid-19 Kemaren, Ada Warga Dadok Tunggul Hitam

Kesehatan-806 hit

PADANG - Kepala Biro Humas Setda Prov Sumbar, selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal menyebutkan, hingga Selasa sore (12/5/2020) pukul

Pukul, 15.00 WIB, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Barat, melaporkan total 319 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19.

"Terjadi penambahan 20 orang lagi. Sembuh bertambah 3 orang, sehingga total sembuh 70 orang dan meninggal bertambah 1 orang lagi sehinga total meninggal 18 orang," sebut Jasman.

Penambahan pasien positif terinfeksi covid-19 sebanyak 20 orang itu, yaitu dari Kota Padang 12 orang, Kab. Tanah Datar 2 orang, Kab. Solok Selatan 2 orang, Kab. Dharmasraya 1 orang, Kota Bukittinggi 2 orang dan dari Kab. Pesisir Selatan 1 orang.

Rincian 12 Warga Kota Padang yang positif Covid-19 tersebut, yakni:

1. Anak-anak 6 tahun, warga Aur Duri, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

2. Pria 14 tahun, warga Anak Air, pelajar, terinfeksi pada saat bekerja, penanganan isolasi mandiri.

3. Pelajar 15 tahun, warga Balai Gadang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

4. Pria 15 tahun, warga Siteba, pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

5. Wanita 42 tahun, warga Siteba, pegawai swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

6. Wanita 53 tahun, warga Berok Siteba, pegawai Kodim, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

7. Wanita 29 tahun, warga Puruih Kabun, pekerjaan Dokter, diduga terinfeksi dari rumah sakit, penanganan isolasi mandiri.

8. Wanita 55 tahun, pekerjaan Polri, penanganan isolasi mandiri.

9. Seorang pria dengan penanganan isolasi mandiri.

10. Wanita 38 tahun, warga Pasa Ambacang, status Ibu Rumah Tangga, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat di RSUP Dr. M. Djamil Padang.

11. Pria 65 tahun, warga Alai Parak Kopi, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi (pedagang pasar raya), penanganan isolasi mandiri.

12. Pria 42 tahun, warga Dadok Tunggua Hitam, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi (pedagang pasar raya), penanganan isolasi mandiri.

HmsSbr/MR

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru