Tambahan 13 Positif Covid-19 di Sumbar, Dari Dosen Hingga Anak Umur 6 Tahun

Kesehatan-817 hit

PADANG - Jasman Rizal, Kepala Biro Humas Setda Prov Sumbar, selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar menyebutkan, hingga Minggu, 10 Mei 2020 Pukul 15.00 WIB, Total telah 299 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 13 orang lagi. Sembuh bertambah 2 orang, sehingga total sembuh 56 orang.

Jasman juga menyebutkan, sesuai hasil laboratorium Fakultas kedokteran Unand dan laboratorium veteriner Bukittinggi dibawah koordinasi dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M. Sc, didapat hasil bahwa Kota Padang kembali menambahkan 11 orang warganya terkonfirmasi positif dan 2 orang warga Kabupaten 50 Kota dinyatakan positif terinfeksi covid-19.

Berikut incian warga Positif Covid-19, sebagai berikut:

Kabupaten Limopuluah Kota

1. Wanita 58 th, warga Jorong Balai Talang Nagari Guguak VIII Koto Kecamatan Guguak, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

2. Pria 22 th, warga Nagari Taeh Baruah, pekerjaan karyawan toko, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

Kota Padang

1. Wanita 58 th, warga Cendana Mato Aia, status Ibu Rumah Tangga, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

2. Wanita 48 th, warga Pangambiran Ampalu, status ibu rumah tangga, terinfeksi pada saat bekerja, penanganan isolasi mandiri.

3. Pria 50 th, warga Padang Timur, pekerjaan dosen, diduga terpapar dari rumah sakit, penanganan isolasi mandiri.

4. Wanita 27 th, warga Pamancuangan, status belum bekerja, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

5. Anak-anak 6 th, warga Kubu Dalam, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

6. Wanita 60 th, warga Bungo Pasang, status ibu rumah tangga, penanganan isolasi mandiri.

7. Pria 23 th, warga Kuranji, pekerjaan cleaning service, diduga terpapar dari rumah sakit, penanganan isolasi mandiri.

8. Pria 19 th, warga Parak Karakah, belum bekerja, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

9. Wanita 40 th, warga Balai Gadang, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

10. Wanita 22 th, warga Balai Gadang, status ex mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

11. Pria 31 th, warga Pasa Ambacang, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri..

Pasien sembuh

Sebanyak 2 (dua) orang dengan rincian:

1. Wanita 69 th, warga Nagari Sinuruik Kabupaten Pasaman Barat, status ibu rumah tangga, pasien RS. Unand.

2. Wanita 23 th, warga Padang Timur, status pelajar, pasien RSUD Rasyidin Padang.

Dengan demikian total yang telah dinyatakan positif terinfeksi covid-19 di Provinsi Sumatera Barat sampai hari ini Minggu 10 Mei 2020 adalah 299 orang, dengan rincian 120 orang dirawat di berbagai Rumah Sakit, isolasi daerah 53 orang, Bapelkes 14 orang dan di BPSDM 39 orang, meninggal dunia 17 orang dan sembuh 56 orang.

Berikut perkembangan Covid-19 di Sumbar yang datanya kami himpun dari berbagai rumah sakit dan gugus tugas kabupaten kota se Sumatera Barat, Minggu 10 Mei 2020 pukul 15.00 WIB.

Total Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 8.755 orang. Proses pemantauan 268 orang itu, dengan rincian karantina Pemda 50 orang dan 218 orang isolasi mandiri. Selesai pemantauan 8.487 orang.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 578 orang. Dari 578 PDP tersebut, 58 orang masih dirawat di berbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil lab. Dinyatakan negatif, pulang dan sehat sebanyak 520 orang.

Klarifikasi Kasus Payakumbuh dan Limapuluh Kota

Dalam kesempatan ini, Jasman juga menyampaikan klarifikasi data pasien yang perlu diluruskan, yaitu data pasien Kota Payakumbuh dengan data pasien Kabupaten 50 Kota.

Sebelumnya ada warga Kabupaten 50 Kota atas nama inisial Idr (28) tahun warga Tanjuang Jati Kecamatan Guguak yang sekarang isolasi di BPSDM Prov Sumbar dan Amn (68) tahun tukang ojek warga Batang Tabik yang sekarang dirawat di RSUD Achmad Muchtar Bukittinggi, masuk dalam data pasien Kota Payakumbuh. Namun berdasarkan hasil konfirmasi, klarifikasi dan investigasi tim gugus tugas provinsi, dinyatakan bahwa mereka berdua adalah warga Kabupaten 50 Kota dan dengan demikian harus terdaftar atas nama pasien Kabupaten 50 Kota.

Artinya, Kota Payakumbuh yang semula warganya tercatat 13 orang positif covid-19, dengan demikian menjadi 11 orang dan otomatis Kabupaten 50 Kota bertambah catatan warganya terkonfirmasi bertambah 2 orang lagi. Jika kemaren hanya 1 orang, ditambah hari ini 2 orang dan hasil pengurangan kota Payakumbuh 2 orang, maka total sampai hari ini warga Kabupaten 50 kota telah positif terinfeksi covid-19 adalah 5 orang.

"Ini hanyalah masalah administrasi saja untuk memudahkan tracing riwayat kontak yang bersangkutan. Mari kita semua berdoa, semoga wabah pandemik covid-19 segera berakhir. Aamiin," ujar Jasman. HmsSbr/MR

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru