2 Warga Pessel Positif Corona, Penyemprotan Desinfektan Secara Massal Besok Dilakukan

Kesehatan-828 hit

PAINAN - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar Selasa (31/3/2020) besok akan melakukan penyemprotan desinfektan secara massal dengan menurunkan lima mobil pemadam kebakaran. Kelima mobil pemadam tersebut, dua di Painan, masing masing satu mobil di Kecamatan Lengayang, Ranah Pesisir dan Basa Ampek Balai Tapan.

Juru bicara Pemkab Pessel Rinaldi, dalam siaran pers yang diterima redaksi Beritaminang, Senin sore (30/3/2020) menyebutkan, kegiatan penyemprotan desinfektan dilakukan sesuai perintah Bupati Pessel Hendrajoni.

Disamping itu, guna memutus rantai pandemi Virus Corona di Pessel, Bupati Hendrajoni juga menginstruksikan camat dan wali nagari terus melakukan sosialisasi tentang larangan melakukan kegiatan yang melibatkan orang banyak, seperti; pesta, syukuran dan kegiatan lainnya. Bila ditemukan koordinasikan dengan pihak keamanan dan lakukan tindakan berupa membubarkan acara tersebut.

Menyangkut warga dengan status orang dalam pantuan (ODP), sebut Rinaldi, pada hari ini, Senin, 30 Maret 2020 mulai masuk ruang karantina di Rusunawa Painan Selatan.

"Berkaitan dengan pembatasan selektif di daerah perbatasan, Pemkab Pesisir Selatan, kini sudah menyiapkan lokasi karantina sementara yaitu di batas Bengkulu SMKN 1 Silaut dan di Batas Jambi disiapkan SDN 04 Sako. Saat ini pos perbatasan terdapat sembilan personil, yaitu TNI, Polri dan dinas kesehatan masing masing dua orang dan Satpol PP, Perhubungan dan BPBD masing masing satu orang," tegas Kabag Humas Setdkab Pessel ini.

2 Warga Positif Corona

Menyangkut keadaan warga yang dirawat, hingga Senin (30/3/2020) pukul 13. 00 WIB, update datanya sebagai berikut:

1. Orang dengan status Notifikasi 1.139 orang.

2. Orang Dalam Pemantauan (ODP) 107 orang.

3. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) = 3 (tiga) orang.

4. Pasien yang Positif dua orang, dirawat di M.Jamil Padang.

Khusus pasien kasus nomor satu, kemaren, Minggu, Bupati Hendrajoni bersama Ibu Lisda Hendrajoni melakukan Video Call dengan yang bersangkutan. Pada kesempatan itu, pasien menyampaikan bahwa kondisinya sudah berangsur baik. Dalam kesempatan bupati juga memberikan motivasi agar tetap sabar terus bersemangat.

"Sehubungan dengan adanya kasus nomor dua, saat ini gugus tugas dan seluruh pihak terkait telah mengambil langkah-langkah penting, diantaranya menelusuri ke belakang siapa saja yang pernah kontak dengan pasien kasus nomor dua ini. Mereka yang pernah kontak dengan kasus nomor dua segera akan diisolasi," pungkasnya. RND/Je

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru