Antisipsi Covid-19, 3 Orang Masuk PDP di Pessel, Pintu Masuk Dijaga Ketat

Kesehatan-146 hit

PAINAN - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID 19 yang dipimpim Sekda Erizon terus melakukan berbagai langkah dan kegiatan. Dan untuk upate data penanganan penyebaran Covid 19, di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar sampai pukul 10.30 WIB Rabu tanggal 25 Maret 2020, terdapat 147 orang dalam status notifikasi.

Rinciannnya, Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Pessel, Rinaldi dalam rilsi yang diterima Rabu (25/3/2020), sebagai berikut, Orang dengan status notifikasi sebanyak 147 orang. Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP), 11 (sebelas) orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 3 (tiga) orang.

Kesebelas orang ODP tersebut, sebelumnya datang dari daerah terjangkit, diantaranya ada yang dari Malaysia, Jakarta, Lampung, Bali dan juga ada yang dari Pekan Baru Provinsi Riau. Sementara tiga orang yang PDP saat ini dua orang diantaranya dirawat M. Jamil Padang dan satu orang lainnya dirawat di M.Zein Painan.

Dikatakan Rinaldi, berdasarkan hasil rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID 19 yang dipimpim Sekda Erizon, menyatakan Pesisir Selatan, masih aman dan belum ada suspect. Terkait salah satu pasien yang dirujuk dari Puskesmas Kambang, Kecamatan Lengayang ke RSUD M Zein Painan pada Sabtu (22/3) didiagnosa infeksi paru-paru bukan suspect COVID-19.

"Masyarakat kami imbau jangan terpengaruh dengan berbagai informasi yang berkembang di media sosial, kendati demikian kewaspadaan juga mesti ditingkatkan," imbuhnya.

Bagi masyarakat yang baru kembali dari daerah yang terjangkit Covid 19, diharapkan melapor ke Puskesmas terdekat. Untuk itu, kepada camat diminta dapat ikut membantu petugas kesehatan guna mendorong masyarakat dengan sukarela melaporkan dan melakukan isolasi diri secara mandiri.

Berkaitan mengalihan pembelajaran di rumah, diminta Satpol PP terus melakukan patroli dan menindak siswa yang masih berkeliaran di tempat tempat umum.

Selain itu, rapat juga memutuskan Pesisir Selatan, menutup semua objek wisata, demi mencegah penyebaran Covid 19. Kepada Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan olahraga agar segera menindaklanjuti keputusan ini dengan menutup objek wisata yang ada.

Sementara itu, untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 Pemkab Pessel sudah mendirikan tiga posko di pintu masuk kabupaten. Ketiga Posko itu, berada di pintu masuk Pessel dari Kota Padang, pintu masuk batas Provinsi Jambi dan pintu masuk batas Sumbaar di Lunang Silaut.

"Mulai Rabu ini, posko tersebut disiagakan personel lintas instansi mulai dari Dinas Kesehatan, BPBD, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Polisi, TNI dan lainnya," sebut juru bicara Pemkab Pessel ini.

Personel di posko ditugaskan untuk mengecek kesehatan orang-orang yang akan masuk ke Pesisir Selatan dengan mengecek suhu tubuh dan serangkaian pemeriksaan lainnya.

"Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan tidak ada warga Pesisir Selatan yang terpapar COVID-19," katanya lagi. RND

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru