Mulia, Pengusaha Minang Asal Padang Panjang Sumbangkan Rp13 Miliar Untuk Tanggulangi Corona

Peristiwa-333 hit

JAKARTA - Pandemi Virus corona sangat cepat di dunia termasuk di Indonesia. Ratusan rumah sakit disiagakan. Korban yang terjangkit virus ini terus bertambah. Covid-19 ini juga sudah mengganggu dunia usaha dan tatanan kehidupan. Dibutuhkan dana besar untuk menanggulangi wabah Covid-19 di tengah lesunya perekonomian.

Dalam situasi seperti itulah muncul Nurhayati Subakat. Pengusaha kosmetik asal Padang Panjang ini berikan sumbangan Rp13 miliar untuk pembelian alat medis untuk membantu pasien yang terifeksi Virus Corona atau COVID-19.

Seperti dillansir HerStory.co.id, pendiri produk kosmetik Wardah ini memperlihatkan kepeduliannya atas bencana yang melanda Indonesia saat ini.

Nurhayati Subakat memang dikenal sebagai figur yang ringan tangan, kuat, tidak kenal menyerah dalam berbisnis. Ia juga dikenal inspiratif. Tidak heran kalau ia sering dijadikan role model oleh para wanita pebisnis di Indonesia.

Nurhayati merupakan sosok yang sukses dan kaya raya. Ia jatuh bangun sebelum sukses seperti sekarang. Wanita kelahiran Padang Panjang, 27 Juli 1950 ini merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan farmasi.

Ia memulai kariernya sebagai apoteker di Rumah Sakit Umum Padang. Tidak lama menjadi apoteker, Nurhayati pindah kerja ke sebuah perusahaan kosmetik.

Di perusahaan ini pun, Nurhayati tak bertahan lama, ibu tiga anak ini keluar dan memulai bisnisnya sendiri.

Pada tahun 1995, Nurhayati memulai usaha rumahan dengan produk Putri, yang dijualnya di salon-salon daerah Tangerang.

Ia kemudian mendirikan brand kosmetik lokal di dalam naungan PT Paragon Technology and Innovation.

Lalu, seiring berjalannya waktu, lahirlah Wardah. Kosmetik halal yang ramah di kantong. Wardah lahir pada tahun 2002.

"Saat itu sangat sulit untuk menjual produk make up dengan kata "halal", karena sering dianggap "menjual agama," ujar Nurhayati.

Pada tahun 2003, jelas Nurhayati. terjadi penurunan penjualan produknya. ia pun sempat meminjam uang untuk modal usaha. Namun, dirinya pantang menyerah.

"Pada tahun 2009u dilakukan branding ulang Wardah dan berhasil menarik minat wanita-wanita berhijab di Indonesia," papar Nurhayati.

Kerja kerasnya pun membuahkan hasil. Kini, produk yang ia miliki justru meluas, seperti Wardah, Emina, dan Make Over.

Dengan kesuksesan yang diraih Nurhayati, ia sempat masuk dalam daftar 25 pebisnis perempuan paling berpengaruh versi Forbes Asia.

Bahkan, produknya tidak hanya laris di Indonesia, Wardah juga dapat ditemukan di beberapa negara tetangga, seperti Malaysia dan Bangladesh. Menakjubkannya lagi, di tahun 2015 silam, Wardah berhasil meraup omzet Rp200 miliar per bulannya.

Wardah kerap jadi sponsor-sponsor gelaran fashion dalam negeri maupun Internasional. Sebut saja seperti Jakarta Fashion Week dan Asia Islamic Fashion Week di Malaysia.

Produk ini juga mendekatkan diri ke komunitas-komunitas hijabers. Hal itu pun kian memperkuat eksistensi brand @Wardah di mata masyarakat. Mereka juga meng-endorse sejumlah selebriti seperti Inneke Koesherawati, Dian Pelangi, Lisa Namuri, Ria Miranda, Zaskia Sungkar, dan Tatjana Saphira.

Eksistensi mereka juga gak cuma komunitas dan fashion. Wardah juga telah memilih brand ambassador dari dunia musik, namanya Tulus. Mungkin saja, buat menjadikan fans-fansnya Tulus jadi konsumen Wardah.

Itulah resep sukses Nurhayati Subakat dalam mengembangkan bisnis. Intinya, siapapun anda, apakah ibu rumah tangga, ayah, atau bahkan karyawan kantoran, anda pasti bisa memiliki bisnis jika siap berjuang.

Ingat kalau kesuksesan yang dialami Nurhayati tidak sekejap mata, melainkan dirintis bertahun-tahun. Tentu saja, cuma mereka yang bermental pengusaha yang bisa melakukan hal itu. Dan Nurhayati Subakat termasuk salah satu di antaranya.

Selain sering menjadi sponsor dalam berbagai kegiatan sosial, Nurhayati Subakat juga peduli dengan kesehatan masyarakat. Salah satu wujud kepeduliannya adalah dengan menyumbang Rp13 miliar untuk pengadaan peralatan medis terkait virus corona. (***)

Editor/Fen

Sumber: IndeksNews

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru