Dapat Pujian Internasional, Begini Cara Korea Selatan Berhasil Tangani Virus Corona

Kesehatan-175 hit

JAKARTA - Indonesia masih terus melakukan penanganan Coronavirus disease 2019 atau Covid -- 19. Salah satu negara yang terdampak Covid-19, Korea Selatan, memiliki keberhasilan penanganan terhadap Covid -- 19.

Laporan dari Kedubes RI untuk Korea Selatan, sebut Agus Wibowo, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB, Jumat (20/3/2020), penanganan Covid -- 19 di Korea Selatan (Korsel) memperoleh apresiasi dari dunia internasional dan para pakar kesehatan dunia. Kunci sukses penanganan di sana menekankan beberapa upaya di bidang kesehatan, informasi publik dan keterlibatan aktif masyarakat.

Di bidang kesehatan, Pemerintah Koresel memastikan kesiapan tenaga medis. Pengerahan tenaga medis dilakukan untuk menutup kekurangan di Kota Daegu dan Provinsi Gyeongsang Utara. Dukungan medis berasal dari kota atau provinsi lain. Pelibatan sukarelawan dokter dan perawat sangat membantu penanganan medis terhadap para pasien.

Sektor ini mendapatkan dukungan juga dari 96 laboratorium pemerintah dan swasta. Laboratorium dimanfaatkan untuk memproses sampel hasil tes. Teknologi laboratorium tersebut mampu melakukan tes secara massif per hari.

Jumlah tes Covid -- 19 mencapai 261.335 sampel hingga 15 Maret 2020. Korsel mampu melakukan tes 18.000 -- 20.000 per hari. Testing kit yang digunakan yaitu kogene biotec, seegene, solgent dan PCL. Penggunaan metode kogene biotec dapat diperoleh dalam waktu 6 jam, sementara seegene 3 jam.

Kunci sukses lainnya yaitu jangkauan publik, seperti informasi publik dan edukasi publik yang efektif. Informasi publik dilakukan melalui transparansi informasi dengan tetap melindungi privasi dan tidak ada stigmatisasi. Informasi tidak hanya pada jumlah kasus, kasus baru, pasien sembuh, meninggal dan sebaran per daerah dan kota di tingkat nasional secara terbuka. Informasi tersebut dapat diakses dengan mudah oleh publik.

Di samping itu, pemerintah juga melakukan edukasi publik yang efektif. KCDC atau Korea Centers for Disease Control and Prevention secara berkala menyebarluaskan keterangan pers secara langsung melalui stasiun televisi. Edukasi tidak hanya melalui kanal televisi tetapi juga media lain seperti sms alert, dan website.

Lalu apakah Korsel menerapkan lockdown atau mengunci suatu wilayah? Pemerintah Korsel menetapkan kebijakan special care zones bagi wilayah paling terdampak Covid-19, seperti di Kota Daegu, Cheongdo dan Gyeongsan.

Keuntungan tanpa penerapan lockdown memungkinkan masyarakat dapat aktif membantu wilayah-wilayah terdampak Covid -- 19. Selain itu, militer secara maksimal membantu dalam menjaga check points di bandara, pelaksanaan karantina, produksi masker hingga penyemprotan disinfektan di fasilitas-fasilitas umum. Rel/MR

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru