Pasien Terduga Virus Corona Meninggal di RSUP Dr. M. Djamil Padang

KESEHATAN-947 hit

PADANG - Seorang pasien suspect (terduga) virus Corona meninggal di RSUP DR. M. Djamil Padang pada Jumat (13/3/2020) pagi. Meskipun hasil dari laboratorium di Jakarta belum keluar, namun tim pemeriksa swab (sampel dahak) menyebut, pasien yang meninggal di M Djamil terdeteksi Covid-19 (virus Corona), begitu juga dengan tiga pasien lain yang tengah diisolasi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sumbar, Linarni Jamil mengatakan, pasien tersebut meninggal karena suspect Covid-19, bukan MERS CoV. Jadi, pasien yang dirawat di ruang isolasi RSUP DR. M. Djamil Padang ada enam orang, dua diantaranya dinyatakan negatif Covid-19 dan sudah pulang, satu meninggal dan tiga lagi masih dalam perawatan.

"Ini belum positif ya, masih belum keluar hasil pemeriksaan swab-nya. Namun, hasil sementara memang keenam pasien isolasi itu dinyatakan terdeteksi Covid-19," jelas Linarni.

Disebutnya, pemeriksaan tim dokter terhadap pasien isolasi yang meninggal di M Djamil saat pertama datang padad 10 Maret lalu, disebut jika yang bersangkutan tidak ada kontak dengan unta. Ditambah lagi dengan kawasan Arab dan sekitarnya juga sudah terjangkit virus Covid-19.

"Pasien ini punya riwayat penyakit penyerta seperti diabetes yang membuat daya tahan tubuhnya rendah. Nah, virus Covid-19 ini sangat cepat menyerang kondisi tubuh saat lemah," papar Linarni.

Untuk selanjutnya, kata Linarni, pihaknya tengah menunggu hasil pasti dari laboratorium guna melakukan tindakan selanjutnya. Salah satunya melakukan survei kontak terhadap orang-orang yang pernah berdekatan dengan pasien tersebut. "Sementara, untuk proses jenazahnya sudah dilakukan oleh pihak rumah sakit. Dimandikan, diantarkan langsung ke pemakaman," tutupnya.

Belum diketahui apakah korban ini positif mengidap virus berbahaya MERS-CoV, namun prosedur pemulangan jenazah dilakukan sesuai SOP korban Corona. Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUP DR. M. Djamil Padang, Gustafianof mengatakan, pasien tersebut berjenis kelamin perempuan. Pasien ini masuk kemarin dan meninggal dunia pada pagi ini. Saat pemeriksaan, pasien yang berasal dari Painan, Pesisir Selatan itu disebut mengalami gejala demam, batuk dan bersin, mirip seperti gejala virus corona. (***)

Editor

Sumber: harianhaluan.com

Loading...

Komentar

Berita Terbaru