IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Menuju Transisi Energi, Masjid Buya Syafii Maarif Sumpur Kudus Sijunjung Gunakan Panel Surya

Masjid Buya Syafii Maarif di Sumpur Kudus Selatan Kabupaten Sijunjung Sumatera Barat melakukan peralihan energi dari energi kotor ke energi tenaga surya. Panel surya dipasang pada Jumat (2/5) lalu. Foto: Mosaic Indonesia
Masjid Buya Syafii Maarif di Sumpur Kudus Selatan Kabupaten Sijunjung Sumatera Barat melakukan peralihan energi dari energi kotor ke energi tenaga surya. Panel surya dipasang pada Jumat (2/5) lalu. Foto: Mosaic Indonesia
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Pemuda Sumpur Kudus Selatan, Leo Prima Weski (26) mengatakan pemasangan panel surya bukan hanya sekedar energi alternatif, tetapi juga edukasi kepada masyarakat.

"Ini tidak hanya sebagai sumber listrik saja, tetapi juga edukasi bagi pemuda dan anak-anak di sini terkait bagaimana menyeimbanggi teknologi yang kita pakai dengan alam yang kita gunakan," katanya.

Menurutnya dengan adanya panel surya aktivitas di masjid tidak akan terganggu lagi saat terjadi pemadaman listrik.

"Di sini sering terjadi pemadaman listrik terutama ketika hujan, hal itu dipicu karena letak geografis nagari kita adalah perbukitan, sering terjadi bencana alam seperti tiang listrik ditimpa pepohonan," tuturnya.

Leo mengatakan saat ini hampir setiap kegiatan di masjid bergantung kepada listrik, seperti speaker azan, kipas, pengeras suara, dan juga pompa air.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Biasanya, kalau listrik mati air di sini juga mati. Dengan adanya panel surya akan memberikan dampak positif terhadap kegiatan di masjid, kami tidak perlu khawatir lagi jika terjadi pemadaman listrik oleh PLN," ujarnya.

Senada dengan Leo, Novia Sartika (35) juga mengatakan bahwa di daerah Sumpur Kudus sering terjadi pemadaman listrik, bahkan pernah berlarut hingga dua hari.

Novia adalah salah satu warga yang rumahnya tidak jauh dari masjid, ia mengatakan, dengan adanya panel surya di masjid akan membantu masyarakat.

"Di Sumpur Kudus ini sering mati lampu, terkadang tidak ada hujan mati juga. Dengan adanya panel surya di masjid nanti lampu di sana bisa kita manfaatkan seperti untuk mengisi daya handphone yang digunakan ketika listrik di rumah mati," katanya.

Dia mengatkan sering masyarakat sering terkendala penyebaran informasi dari masjid ketika listrik padam. “Pernah ada orang meninggal, tetapi kita tidak tahu. Biasanya diumumkan di masjid, kalau lampu mati speaker masjid juga ikut mati," katanya. Ia mengaku tertarik untuk memasang panel surya di rumah. (BM/R)

Editor : Marjeni Rokcalva
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH