Sosper di Nagari Kasang, JJ Dt Gadang dan Pejabat Diskop UKM Sumbar Jelaskan Perda 16 Tahun 2019

EKONOMI-390 hit

Penulis: MR | Editor: Marjeni Rokcalva

KASANG, PADANG PARIAMAN - Anggota DPRD Sumbar dari Fraksi Gerindra, Jasma Juni (JJ) Dt Gadang kembali melakukan sosialisasi Perda (Sosper) kepada warga di daerah pemilihannya di Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman.

Sosper dilakukan bersama dengan pejabat Dinas Koperasi dan UKM (Kadiskop UKM) Sumbar guna menjelaskan menjelaskan Perda Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi dan Usaha Kecil (UMKM) bertempat di Korang Talao Mundam Nagari Kasang Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, Selasa (23/4/2024).

Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Kadiskop UKM) Sumbar yang diwakili Kepala Bidang (Kabid) Perizinan dan Kelambagaan, Junaidi, S.Kom, MM dan Staf Bidang Usaha Kecil, Ririn menyebutkan, salah satu dari ada 4 Program Unggulan Sumbar yang dicanangkan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Audy Joinaldy, yakni perkuatan koperasi dan UMKM yang termaktub dalam program Sumbar Sejahtera.

Baca Juga


Disebutkan Junaidi, adapun 4 progam unggulan tersebut yakni (1) Sumbar Religius dan Berbudaya, (2) Sumbar Sehat dan Cerdas, (3) Sumbar Sejahtera (Perkuatan Koperasi UMKM dan Mencetak 100 ribu Milenial dan Women Entrrpreneur) dan (4) Sumbar Berkeadilan.

https://www.beritaminang.com/photos/foto/foto-pejabat-dinas-kop-dan-ukm-sumbar-paparan-di-sosper-jj-dt_foto1_250424072054.jpeg

"Khusus perkuatan koperasi dan UMKM, itu didasari dengan adanya Perda Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi dan Usaha Kecil (UMKM) adalah produk hukum yang mengatur dan menjamin kelangsungan koperasi dan UMKM di Provinsi Sumbar," katanya.

Ditambahkan Junaidi, Pemprov Sumbar terus menggiatkan ekonomi kreatif di tengah masyarakat dan mendukung koperasi dan pelaku UMKM melakukan berbagai inovasi, mulai dari produk hingga pemasaran dengan pola digitalisasi sampai membuat sentra-sentra industri UMKM.

"Kepada pengusaha UMKM hendaknya melengkapi usahanya dengan NIB dan sertifikat halal, apalagi mengurusnya gratis," tambahnya.

https://www.beritaminang.com/photos/foto/foto-peserta-sosper-perda-no-16-tahun-2019-saat-bertanya-ke-nara_foto1_250424072002.jpeg

Pemprov dan DPRD Sumbar Komit Majukan Koperasi dan UMKM

Sementara Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, JJ Dt Gadang dalam kesempatan ini menjelaskan bahwa, lahirnya Perda Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi dan Usaha Kecil (UMKM) ini, adalah sebagai bentuk dorongan wakil rakyat di DPRD Sumbar guna menjalankan pemberdayaan dan perlindungan koperasi dan usaha kecil di Sumatera Barat.

Jadi, lahirnya Perda ini merupakan komitmen Pemeritah Provinsi Sumatera Barat untuk terus melakukan pemberdayaan koperasi dan usaha kecil menjadi lebih kuat dan mandiri. Karena koperasi dan usaha kecil punya peran dan kedudukan strategis dalam menghadapi resesi ekonomi serta mewujudkan masyarakat maju, sejahteram adil makmur di Sumatera Barat.

Untuk itu, JJ Dt Gadang menghimbau kepada pelaku koperasi dan usaha kecil selalu meningkatkan keterampilan dan berinovasi, sehingga usaha-usaha yang dilakukan bisa maju dan inovatif.

https://www.beritaminang.com/photos/foto/foto-peserta-sosper-serius-mendengarkan-paparan-jj-dt_foto1_250424071914.jpeg

Terakhir, JJ Dt Gadang menyebutkan, Perda No. 16 Tahun 2019 ini, adalah komitmen keberpihakan Pemprov Sumbar pada pelaku golongan ekonomi kecil, guna mendorong terwujudnya keadilan dan kesejahteraan ekonomi Sumbar.

"Berlakunya aturan ini, diharapkan mampu mendorong pertumbuhan dan meningkatkan daya saing koperasi dan usaha kecil. Dan ini harus bisa dimanfaatkan secara bersama-sama," pungkasnya.

Kegiatan Sosper terdiri dari utasan para pelaku UMKM, pemerintahan nagari, para walikorong, pemuka masyarakat, tokoh pemuda/i dan warga masyarakat di Nagari Kasang, Kabupaten Padang Pariaman. (MR)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru