Rektor Prof. Ganefri Gelar Iftar Ramadan Bersama Sivitas Akademika dan Mitra UNP

PENDIDIKAN-537 hit

Penulis: ET | Editor: Ermanto

PADANG - Pada saat ini sedang berlangsung proses pemilihan Rektor dan diharapkan dapat berlangsung dengan sukses dan diharapkan dapat dihasilkan Rektor terbaik untuk memimpin Universitas Negeri Padang untuk masa datang.

Demikian disampaikan oleh Rektor Universitas Negeri Padang, Prof. Ganefri, Ph.D. dalam sambutannya pada Kuliah Ramadan dan Buka Bersama Keluarga Besar UNP yang dilaksanakan pada Selasa (26/3) bertempat di Auditorium Kampus UNP Air Tawar Padang. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa seluruh sivitas akademika Universitas Negeri Padang dan Komisaris serta Pimpinan Bank Nagari Sumatera Barat.

Rektor Universitas Negeri Padang Prof. Ganefri, Ph.D. juga menyampaikan terima kasih atas kesediaan K.H. Akhmad Said Asrori yang merupakan Pengurus Besar Nahdatul Ulama sebagai penceramah pada kegiatan Kuliah Ramadan dan buka bersama pada sore ini.

Baca Juga


Kata Rektor Prof. Ganefri, Ph.D., pada saat ini sedang dilakukan suksesi kepemimpinan yakni pemilihan Rektor Universitas Negeri Padang periode 2024-2029 dengan sebaik-sebaiknya dan terpilih Rektor terbaik untuk meningkatkan reputasi Universitas Negeri Padang untuk selanjutnya.

Pada kesempatan itu, Rektor Prof. Ganefri, Ph.D. menyampaikan bahwa secara nasional pada siang ini sudah diumumkan hasil seleksi SNBP tahun 2024.

"Peminat mahasiswa baru untuk Universitas Negeri Padang dengan jumlah peminat sebanyak 28.000 calon dan diterima melalui SNBP sebanyak 3508 orang," tambah Rektor Prof. Ganefri, Ph.D.

Dalam ceramahnya, K.H. Akhmad Said Asrori menyampaikan bahwa Alquran sebagai pedoman dan petunjuk bagi setiap umat manusia yang diturunkan pada bulan Ramadan serta bulan Ramadan adalah bulan yang sangat mulia.

"Ibadah puasa adalah ibadah yang mendidik manusia untuk nilai-nilai kejujuran. Ibadah puasa sesungguhnya untuk mewujudkan umat manusia yang

amanah, terbuka, tabliq, dan jujur,"

Selain itu, K.H. Akhmad Said Asrori menyampaikan ibadah setelah puasa ini adalah ibadah zakat dan zakat sesungguhnya diawali oleh sikap kepedulian terhadap manusia lainnya dan menciptakan kedamaian.

"Indonesia adalah negara yang damai dan harus dipelihara untuk selanjutnya karena semua aktivitas kehidupan kita sangat tergantung pada kondisi negara damai tersebut," jelas K.H. Akhmad Said Asrori. (ET)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru