Bersama Dealer Honda Dinas Pendidikan Payakumbuh Salurkan Bantuan Untuk Siswa Kurang Mampu

PENDIDIKAN-176 hit

Penulis: Do | Editor: Medio Agusta

PAYAKUMBUH -- Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh bersama dealer motor Honda yakni Toko Bunda kembali menyalurkan bantuan untuk keperluan sekolah bagi siswa-siswi kurang mampu di Payakumbuh.

Adapun bantuan ini menyasar kepada siswa-siswi SD dan SMP kurang mampu atau tergolong miskin, mereka diberikan pakaian sekolah, uang dan sepatu sekolah yang diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Dasril di dealer Honda Bunda Jl Sudirman No. 22 (depan Ramayana) Kota Payakumbuh, pada Jumat, (22/03/2024).

Dalam sambutannya, mewakili Pj Wali Kota Payakumbuh Jasman, Dasril menyampaikan kepada Budhi Kurnia pemilik Toko Bunda Budhi Kurnia atas atensinya kepada dunia pendidikan.

Baca Juga


Dasril menjelaskan bahwa Pemko melalui Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh sudah lama berkolaborasi dalam menyalurkan bantuan pendidikan khususnya bagi siswa-siswi yang tidak mampu atau kategori miskin.

"Iya, hari ini kita Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh bersama dealer motor Honda yakni Toko Bunda kembali menyalurkan bantuan untuk keperluan sekolah bagi siswa-siswi kurang mampu. Kolaborasi kegiatan sosial ini sebenarnya sudah berlangsung cukup lama, namun mungkin jarang terekspose sehingga tak terdengar gaungnya," kata Dasril.

"Pada kesempatan kali ini, kami mengusulkan kepada bapak Budhi Kurnia selaku pemilik dealer motor Honda Bunda agar bantuan ini di salurkan kepada siswa-siswi yang kurang mampu, di antaranya SD dan SMP yang ada di Kota Payakumbuh," sambung Dasril.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan akan menyalurkan bantuan pakaian dan perlengkapan sekolah dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh untuk dua anak perempuan pelajar SD dan dua saudara laki-lakinya yang saat ini sudah dititipkan di panti asuhan Aisyah Payakumbuh karena ditinggal pergi ibu dan bapaknya yang sakit-sakitan di sebuah gubuk bekas kandang ayam beberapa waktu lalu.

Disamping itu sehari sebelumya, juga sudah dibelikan becak motor untuk Agus orang tua siswa yang merupakan keluarga kurang mampu dari dana UPZ Dinas Pendidikan.

Sementara itu, Budhi Kurnia mengatakan bantuan atau CSR yang ia berikan adalah keuntungan atau laba dari setiap penjualan produk motor yang disisihkan dan dibagikan kembali untuk membantu masyarakat yang membutuhkan melalui program Toko Bunda Peduli Anak Nagori.

"Sebagai putra asli Luak Limapuluah, kami Toko Bunda Peduli Anak Nagori merasa berkewajiban untuk ikut membantu pemerintah daerah dalam memajukan dan menyejahterakan masyarakat melalui Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh. Alhamdulilah, sebenarnya semua bantuan yang kami salurkan kembali untuk masyarakat ini adalah hasil dari setiap penjualan produk kami," ungkapnya.

Dijelaskan Budhi, Toko Bunda Peduli Anak Nagori menyalurkan bantuan atau CSR tidak hanya setiap tahun, namun juga dalam setiap bulan sudah ada daftar penerima tetap yang dijadwalkan seperti panti asuhan dan anak-anak yatim lainnya.

"Terimakasih kepada Kepala Dinas Pendidikan bapak Dasril beserta jajaran yang telah membuka pikiran kita bersama sehingga bantuan ini dapat tersalurkan tepat sasaran kepada anak didik yang benar-benar membutuhkan, di bulan suci Ramadan ini kami meberharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita," beber Budhi.

Sementara itu, juga hadir Dt. Maharajo Dirajo diundang menyerahkan bantuan mewakili konsumen setia Toko Bunda mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian dan kepedulian Toko Bunda kepada masyarakat Kota Payakumbuh.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kepedulian Toko Bunda, semoga hal ini dapat terus berlanjut agar masyarakat kita dapat mengenyam pendidikan yang lebih baik hingga ke perguruan tinggi nantinya. Saya tentu menghimbau warga masyarakat bila membeli motor di Toko Bunda saja supaya semakin banyak pula anak-anak kita bisa terbantu," ucap Dt. Maharajo.

Pada acara menyerahan bantuan Toko Bunda Peduli Anak Nagori dengan tagline" Lai Punyo Urang Wak Juo" tersebut siswa-siswi penerima selain di dampingi oleh guru sekolahnya, juga didampingi dan disaksikan langsung oleh orang tua dan wali murid masing-masing siswa.(Do)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru