Banjir dan Longsor di Taratak Tinggi Ditinjau Forkopimda Kabupatan Dharmasraya

PERISTIWA-98 hit

Penulis: R/Eko | Editor: Marjeni Rokcalva

DHARMASRAYA - Musibah banjir dan tanah longsor di awal tahun yang menima kawasan Nagari Taratak Tinggi Kecamatan Timpeh, Dharmasraya, mendatap perhatian jajaran Forkopimda.

Rabu (3/1/2024) sekitar pukul 11.00 WIB, Kapolres Dharmasraya, AKBP Nurhadiansyah, bersama rombongan Forkopimda Kabupaten Dharmasraya, yang dipimpin oleh Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan Ketua DPRD Pariyanto, melakukan peninjauan langsung terhadap wilayah terdampak banjir dan longsor di Nagari Taratak Tinggi.

Tingginya curah hujan beberapa hari terakhir menyebabkan pemukiman dataran rendah Kenagarian Kecamatan Timpeh, terutama di Nagari Taratak Tinggi, mengalami banjir dan longsor.

Kapolres didampingi Kasat Binmas AKP Azriman, Kasubsi Penmas Sihumas Ipda Marbawi, dalam keteranganntya menyebutkan, kunjungan ke Taratak Tinggi untuk mengevaluasi kerusakan dan memastikan langkah-langkah penanganan yang tepat.

Pada peninjauan tersebut, terlihat bahwa pelepah sawit yang hanyut menjadi penyumbat saluran air, mengakibatkan air meluap ke jalan dan terjadinya longsor. Kapolres dan Forkopimda turut melibatkan masyarakat setempat dan PT Bina Pratama dalam upaya membersihkan jalan yang terkena dampak longsor.

Meski upaya pembersihan sudah dilakukan, diperlukan bantuan alat berat untuk menimbun jalan yang rusak akibat bencana alam ini. AKBP Nurhadiansyah menjelaskan bahwa tingginya curah hujan dan pelepah sawit yang menyumbat saluran air menjadi faktor utama dalam kejadian ini.

"Kerjasama semua pihak dalam menanggapi cepat bencana alam ini. Kita berkoordinasi dengan baik, dan upaya bersama telah dilakukan untuk memulihkan kondisi. Kami tetap berkomitmen untuk memberikan bantuan secepat mungkin dan memastikan keselamatan serta kenyamanan masyarakat yang terdampak," ungkap Kapolres.

Pihak Nagari juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolres dan Forkopimda atas respons cepat mereka terhadap bencana alam ini. Koordinasi yang efektif dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat setempat dan perusahaan, memungkinkan penanganan yang cepat dan efisien, memberikan kepuasan dan ketenangan bagi masyarakat yang terdampak oleh hujan deras dan dampaknya. (R/Eko)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru