Penulis: Yus | Editor: Redaktur
BUKITTINGGI - Kembali Pemerintah Kota Bukittinggi menerima penghargaan atas prestasi peringkat terbaik di Propinsi Sumatra Barat dalam akses layanan kesehatan masyarakat.
Penghargaan itu, diserahkan langsung Gubernur Sumbar buya Mahyeldi kepada Wali Kota Bukittinggi diwakili Kepala Dinas Kesehatan Linda Faroza di Pangeran Beach Hotel, Minggu (12/11).
Menurut Wali Kota Bukittinggi, melalui Kepala Dinas Kesehatan, Linda Faroza, mengatakan, penghargaan yang diterima Pemko Bukittinggi atas capaian UHC terbaik di Sumatra Barat.
Baca Juga
- APBD Kota Bukittinggi 2024 Beserta Kalender Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pendidikan Disahkan
- Di Penghujung Tahun 2023, Bukittinggi Kembali Menambah Pundi Penghargaan Tingkat Nasional
- Pemko Bukittinggi Gelar Upacara Bendera Tiga Peringatan HUT Sekaligus
- Berbagai Inovasi Dilakukan Pemko Bukittinggi Untuk Meningkatkan Hasil Produksi Pertanian
- Pemko Bersama Pimpinan DPRD Bukittinggi Tandatangani Nota Kesepakatan APBD 2024
Pemko Bukittinggi dinilai menjadi daerah yang terbaik dalam memberikan akses pelayanan kesehatan dan memfasilitasi masyarakat dengan cepat terhadap kebutuhan kesehatan, serta usulan kepesertaan jaminan kesehatan masyarakat yang butuh pelayanan kesehatan baru, melalui program Bukittinggi Hebat maupun JKSS, katanya.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan, Sumbar memberikan target ke Bukittinggi pada 2023, sebesar 95%. Alhamdulillah, dengan komitmen Bapak Wali Kota untuk meningkatkan jumlah masyarakat yang memiliki jaminan kesehatan, saat ini 97,10 persen masyarakat kita di Bukittinggi ini sudah terdaftar sebagai peserta JKN, ungkap Linda Faroza.
Tidak hanya itu, lanjut Linda, target capaian peserta aktif di Sumbar sebesar 75%, sedangkan Bukittinggi berhasil mencapai 76,77 %. Ini membuktikan bahwa cakupan pelayanan kesehatan di Kota Bukittinggi terus meningkat. Kerja sama dan koordisasi yang baik antara instansi terkait (Dinkes, Dinsos, Capil dan BPJS) sehingga cakupan kepesertaan terus terjalin,katanya.
"Dalam target cakupan kepesertaan, Kota Bukittinggi telah menyempurnakan akses terhadap pelayanan kesehatan esensial dan pengurangan jumlah orang yang menderita kesulitan keuangan untuk berobat atau membutuhkan pelayanan kesehatan, penyempurnaan akses terhadap obat-obatan vaksin diagnostik, alkes essential pada pelayanan kesehatan primer. Pemerintah kota Bukittinggi telah berkomitmen untuk universal health coveret (UHC) perencanaan. Pengalokasian anggaran yang cukup sampai dengan akhir tahun, jadi salah satu bukti," pungkas Linda.
( Yus)
Komentar