Geopark Sianok-Maninjau, Prospek Baru Desnitasi Wisata Bukittinggi

PARIWISATA-540 hit

BUKITTINGGI - Pemko Bukittinggi dan Pemkab Agam akan bersinergi dalam membangun destinasi baru untuk mewujudkan Kota Bukittinggi sebagai destinasi wisata internasional. Pembangunan destinasi baru untuk menggaet turis mancanegara berupa taman wisata alam bertema Sianok-Maninjau Geopark.

Hal ini bertujuan untuk mewujudkan Bukittinggi menjadi destinasi wisata internasional. Untuk bisa mewujudkan hal tersebut, pemko Bukittinggi akan bekerjasama dan bersinergi dengan pemkab Agam karena keberadaan Geopark tersebut berada di dua wilayah administrasi pemerintahan.

Bukan saja dalam hal pembuatannya sinergitas antara dua pemerintah daerah itu, tetapi juga dalam hal pengelolaannya. Agar Geopark itu dapat berjalan dengan baik, diperlukan partisipasi seluruh stake holder terkait dan masyarakat.

Kedepannya, Sianok -- Maninjau akan diusulkan masuk dalam salah satu Geopark yang diakui oleh Unesco melalui program Unesco Global Geopark. Untuk mewujudkan hal tersebut sudah dilakukan langkah-langkah awal kerjasama dengan pihak-pihak terkait. Diharapkan Geopark Sianok-Maninjau akan menjadi kebanggaan masyarakat Bukittinggi-Agam karena mempunyai objek wisata yang berskala internasional dan diakui dunia.

Saat ini terdapat 16 Geopark diseluruh Indonesia, perencanaan Geopark Sianok -- Maninjau tentu dapat mengadopsi program-program unggulan dari Geopark yang sudah ada tersebut.

Wali kota Bukittinggi, M. Ramlan Nurmatias, SH mengatakan, sektor pariwisata tidak dapat bergerak sendiri. Dibutuhkan kerjasama dan dukungan dari semua pihak. Dinas Pariwisata perlu dukungan dan komitmen dari SKPD-SKPD karna sektor pariwisata butuh sarana pendukung seperti ketersedian jalan yang baik, bangunan, kebersihan, publikasi, dan lainnya

Lebih lanjut, Ramlan menyampaikan, "Sektor Pariwisata masih menjadi andalan Kota Bukittinggi sebagai sumber PAD (Pendapatan Asli Daerah- pen) yang hasilnya akan dipergunakan dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat melalui program-program pembangunan, fasilitas umum dan kebijakan-kebijakan yang berpihak untuk kepentingan masyarakat itu sendiri.

Guna pencapaian target Kota Bukittinggi sebagai destinasi wisata utama, telah banyak diluncurkan program-program penunjang dan akan terus dilakukan peningkatan-peningkatan disegala bidang."

Menurut Ramlan, Geopark harus dilengkapi dengan semua fasilitas penunjang. Untuk itu wako menginstruksikan untuk melakukan percepatan pembuatan DED (Detail Engineering Design) fasilitas pendukung untuk Geopark seperti, musholla, wc, air bersih, dll.

Tujuan dari pembuatan ini adalah agar masyarakat dapat menikmati dan berpartisipasi aktif karena dalam sebuah Geopark harus ada aktivitas social, ekonomi dan budaya, jelasnya.

(yus)

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru