Musibah 11 Kapal Bagan Nelayan Pessel Tenggelam, Satu ABK Masih Dinyatakan Hilang

PERISTIWA-1466 hit

Penulis: Marjeni Rokcalva

PAINAN - Musibah tenggelamnya 11 kapal bagan nelayan Pessel, menyebabkan satu anak buah kapal (ABK) belum ditemukan. Musibah ini, awalnya menyebabkan 3 ABK hilang, namun dua lainnya sudah ditemukan dengan selamat oleh Tim Penyelamat dibantu dan para kapal nelayan.

Sebagaimana diketahui, angin kencang dan ombak besar yang melanda wilayah Kabupaten Pesisir Selatan, Rabu (29/1) dinihari mengakibatkan 11 kapal bagan nelayan setempat tenggelam di tengah laut.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun peristiwa naas itu menimpa kapal nelayan di tiga kecamatan yaitu Linggo Sari Baganti, Sutera dan Koto XI Tarusan. Dari jumlah tersebut, satu unit boat di Surantih Kecamatan Sutera dikabarkan tenggelam. Boat yang membawa 10 nelayan terbalik diterjang gelombang tinggi yang mengakibatkan pengemudi boat bernama, Egok, (55), warga Lansano, Kecamatan Sutera tenggelam, dan hingga kini belum ditemukan.

Baca Juga


Tim SAR dari BPBD bersama masyarakat kini terus melakukan pencarian. Sementara ABK 10 kapal Bagan, di Kecamatan Linggo Sari Baganti dan Kecamatan Koto XI Tarusan berhasil selamat.

Camat Linggo Sari Baganti, Ahmad Hidayat ketika dihubungi, Rabu (29/1) mengatakan, kapal Bagan merek Kasih Ibu, milik Ruli Indra Permana, nelayan Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti dihantam badai di Taluak Pulai, Kecamatan Silaut, Rabu (29/1) pukul 04.00 dini hari.

Kapal itu membawa 13 ABK, dan beruntung semuanya selamat, meskipun 1 orang atas nama, Al sempat hilang, namun akhirnya ditemukan selamat di tengah laut oleh nelayan lain.

Masih di Kecamatan Linggo Sari Baganti, satu unit boat nelayan jaring pancing milik Ijon dengan membawa 3 ABK diterjang ombak di wilayahnya. Akibat musibah itu, 1 orang bernama, Ison awalnya dilaporkan hilang, tetapi akhirnya berhasil menyelamatkan diri.

Selain itu menurutnya, Dayat, sebanyak 4 unit kapal Bagan milik nelayan Pantai Muaro Air Haji, Nagari Pasar Lama Air Haji yang tengah bersandar mengalami rusak berat dihantam ombak besar.

Sementara itu, Camat Sutera, Fachruddin menyebutkan, seorang nelayan yang juga pengemudi boat, Egok, (55), warga Lansano Taratak tenggelam di Muaro Surantiah setelah boatnya diterjang gelombang tinggi.

Dikatakan, kejadian berawal ketika boat yang dikemudikan Egok hendaknya mengantar 10 orang nelayan kapal Bagan yang rusak di laut, tepat dekat Pulau Kasiek.

Namun sampai di Muaro Surantiah, boat tenggelam diterjang gelombang. Sebanyak 10 anak kapal Bagan berhasil menyelamatkan diri. Sedangkan Egok tenggelam, dan hingga kini masih dalam pencaharian.

Selanjutnya, Camat Koto XI Tarusan Deny Anggara, melaporkan, sebanyak 6 unit kapal Bagan di wilayahnya juga diterjang badai kencang pada, Rabu (29/1) dinihari itu.

Akibat peristiwa itu, sebanyak 4 unit kapal Bagan diantaranya tenggelam, dan 2 lain berhasil selamat. Dua kapal Bagan yang selamat berada di Surantiah dan Pagai Selatan dengan semua ABK-nya dalam kondisi selamat, katanya.

RND

Loading...

Komentar

Berita Terbaru