Selama 5 Hari Rombongan Turis China Berada di Sumbar, Tempat Tinggalnya Tak Terpapar Virus Corona

Pariwisata-1705 hit

PADANG - Rombongan turis China yang datang ke Sumbar Hari ini Minggu (26/1/2020) akan berada di selama lima hari dan mengunjungi beberapa daerah dan objek wisata di Ranah Minang. Mereka akan dibagi dalam tiga kelompok (paket) kunjungan. Mereka merupakan rombongan turis yang dibawa biro perjalanan PT Marawa Coorporation yang bekerjasama dengan Coco's Tour Indonesia.

Dalam agenda yang disusun, para turis akan berkunjung ke berbagai pulau dengan kapal pesiar milim PT Marawa dan via darat ke lokasi wisata di Sumbar.

Diantara pulau yang dikunjungi adalah, Pulau Pasumpahan, Pulau Pagang, Pulau Swarna Dwipa, Pulau Selatan, Pulau Cubadak. Mereka juga akan mengunjungi Sungai Gemuruh, Pantai Gandoriah, Istano Pagaruyuang, alek Pacu Jawi Tanah Datar, Danau Kembar dan Danau Singkarak.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang Arfian menjelaskan bahwa 174 turis dari Kota Kunming Provinsi Yunan China akan tiba di Kota Padang, Minggu (26/1/2020) pagi besok. Turis asing asal China tersebut akan melakukan penerbangan rute dari Kota Kunming ke Bandara Internasional Minangkabau Kota Padang.

"Insyaallah, besok akan dimulai penerbangan perdana, wisatawan dari Kunming Cina ke Padang," katanya saat ditemui oleh rekan-rekan wartawan sebelum acara Festival Kebudayaan Serak Gula dimulai di Jalan Pasar Batipuh tepat di depan Masjid Muhammadan Pasa Gadang Kota Padang, Sabtu (25/1/2020) dilansir dari covesia.com. Arfian mengatakan bahwa Pemerintah Kota Padang menyambut positif kedatangan turis asing asal China tersebut.

"Harapan kita tentu sangat luar biasa karena bagaimana pun kita berusaha untuk menggaet potensi wisatawan mancanegara untuk hadir di Kota Padang," jelasnya.

Saat disinggung oleh rekan-rekan wartawan tentang penyebaran virus corona yang berasal dari negara tirai bambu tersebut, Arfian mengatakan bahwa Kota Kunming tidak termasuk sebagai kota yang warganya terpapar virus corona.

"Tapi kita sudah antisipasi untuk penyebaran virus ini. Kita akan melakukan pemeriksaan yang sangat ketat nanti sebelum mereka keluar dari bandara," ujarnya.

Kata Afrian, penerbangan turis ke Kota Padang karena hal ini sudah diagendakan sejak lama. "Tetap ada penerbangan. Rencananya untuk besok cuma satu flight. Kemudian tanggal 30 (Januari), satu flight lagi. Rencananya satu flight akan dilakukan satu minggu," ujarnya.

Koordinator Wilayah Kerja Bandara Internasional Minangkabau (BIM) KKP Kelas II Padang Elfi Yulfienti menyebutkan, pihaknya ekstra ketat karena melakukan peneriksaan. Pasalnya rombongan tersebut berasal dari negara terjangkit virus corona.

Yenti menyebut akan ada dua rombongan pesawat carteran dari Cina yang akan masuk ke Sumbar. Rombongan pertama akan datang pada 26 Januari dan kembali lagi ke negaranya pada 31 Januari. Saat rombongan pertama pulang ke Kunming di hari yang sama akan ada lagi satu rombongan dari negara yang sama masuk ke Sumbar. Yenti mendapat informasi dua gelombang rombongan ini datang ke Sumbar untuk tujuan wisata.

Saat memeriksa rombongan asal Cina ini nanti petugas KKP menurut Yenti akan menggunakan masker dan sarung tangan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kontak langsung dengan pengidap virus corona.

"Kami nanti menggunakan masker N95 dan sarung tangan. Petugas kan nanti ada kontak langsung," ucap Yenti.

(MR)

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru