Partisipasi Masyarakat, Masih Kurang, Untuk Melihat Data Pemilih Pemilu 2024

Penulis: AA | Editor: Medio Agusta

Muaralabuh - Guna meminimalisir persoalan data pemilih pada Pemilu 2024, Bawaslu Kabupaten Solok Selatan hadirkan unsur penyelenggara Pemilu di Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Solsel, berbagai organisasi masyarakat (Ormas), Pembina OSIS dan Ketua Osis serta berbagai unsur lembaga lainnya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pemutahiran Data dan Penyusunan Daftar Pemilih, di Wisma Umi Kalsum (23/5/2023).

Kegiatan yang dibuka secara resmi Ketua Bawaslu Kabupaten Solsel Mhd. Ansyar, S. Hi tersebut dihadiri Koordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Solsel, Suriyanti. S. Pd, Koordiv Hukum Pencegahan Partisipasi Masyarakat Hubungan Masyarakat, Ade Kurnia Zelli, B.Sc. ME.Koordinator Sekretariat, Admi Munandar, S. Si, serta Kadiv Perencanaan Data dan Informasi KPU Solsel, Sastria Novrita, S.Hi. ME.

Muhammad Ansyar Dikesempatan itu mengatakan, untuk menghadapi dua agenda besar pada Pemilu 2024, yaitu pemilu Legislatif dan Presiden pada 14 Pebruari dan Pilkada serentak pada November 2024 nanti, pihaknya sangat perlu menekankan kesiapan seluruh jajaran Bawaslu.

Baca Juga


" Keterbatasan tenaga pengawasan, bukan berarti menjadikan semua tahapan pemilu akan lewat begitu saja, apalagi dengan adanya keterlibatan berbagai unsur, " harapnya.

Ditambahkannya, pengalaman pada pemilu sebelumnya, terkait dengan data pemilih ini sering menjadi isu data pemilih yang tidak valid dan hal ini pula yang sering diajukan sebagai sengketa di Makamah Konstitusi (MK) setelah pemilu selesai,

Hal tersebut sekaitan dengan isu data pemilih siluman yang dikeluarkan KPU. Maka sebelum DPT ditetapkan, hal ini perlu dilakukan koordinasi agar data pemilih tersebut lebih akurat, " jelasnya

Partai politik juga sangat diperlukan perannya dalam melakukan penetapan data pemilih hingga menjadi DPT pemilu nanti. Bahkan pada pemilih pemula diminta juga perannya untuk menyampaikan informasi terkait terdata atau tidaknya sebagai pemilih pemula. Agar mereka dapat kepastian tercatat sebagai pemilih nantinya, " pungkasnya.

Sementara itu Kadiv Perencanaan Data dan Informasi KPU Solsel, Sastria Novrita, S.Hi. ME saat itu menyajikan materi Penyusunan dan Pemutahiran Data Pemilih Pemilu tahun 2024.

Dikesempatan itu ia menyampaikan bahwa ada empat unsur dalam pelaksanaan Pemilu yang tidak bisa dipisahkan, diantaranya, peserta pemilu, penyelenggara pemilu, pemilih dan penyelenggaraan pemilu.

Berbagai polemik data pemilih juga sudah dilalui oleh pihak KPU melalui berbagai tahapan pendataan pemilih, diantaranya adalah pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit) pemilih.

Pihaknya menilai bahwa masyarakat saat ini masih kurang peduli terdapat pengumuman DPSHP yang sudah di tempel di tempat-tempat strategis disetiap nagari dan jorong.

Sementara Koordiv Hukum Pencegahan Partisipasi Masyarakat Hubungan Masyarakat, Ade Kurnia Zelli, B.Sc. ME maupun Koordinator Sekretariat Bawaslu Admi Munandar. S. Si dikesempatan itu menyampaikan tujuan diadakannya kegiatan ini adalah dalam upaya meningkatkan pengawasan terhadap pengumuman Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT) serta meningkatkan pengetahuan dalam mewujudkan kesamaan pandangan khususnya dalam pemutakhiran data pemilih.

Sasaran kegiatan ini ujar Ade Kurnia Zelli maupun Admi Munandar adalah memastikan pemilih yang sudah wajib memilih terdaftar dalam daftar pemilih pada pemilu tahun 2024 nantinya. (AA)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru