Kadisparpora Pessel: Dibutuhkan Keterlibatan Masyarakat Guna Mengoptimalkan Pengembangan Pariwisata

Penulis: Ynd | Editor: Marjeni Rokcalva

PAINAN - Konsep pengembangan pariwiata berbasis masyarakat potensi daerah perlu lebih dioptimalkan di tahun 2023 ini, agar sektor pariwisata yang menjadi unggulan di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) bisa terus berkembang seiring tuntutan zaman.

Untuk itu, peran serta dan keterlibatan masyarakat juga sangat diperlukan dalam mendukung upaya pengembangan, yang tentunya sesuai dengan potensi yang dimiliki pada lingkungan tempat tinggal mereka.

Penegasan ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Kadisparpora) Pessel, Suhendri, Senin (13/2/2023).

"Sama dengan tahun sebelumnya, memasuki tahun 2023 ini kita juga akan lebih mengoptimalkan serta juga terus memberikan dorongan kepada masyarakat agar ikut berpartisipasi melakukan pengembangan pariwisata sesuai dengan potensi yang dimiliki pada lingkungan tempat tinggal mereka. Upaya ini kita lakukan karena sektor pariwisata mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat tentunya dalam meningkatkan kesejahteraannya," kata Suhendri.

Menurut Suhendri lagi, peningkatan dan pengembangan gerakan sadar wisata di setiap objek wisata, serta sumber daya manusia (SDM) yang profesional di bidang kepariwisataan sangat diperlukan.

Dikatakan juga bahwa kesan dari wisatawan yang datang ke destinasi wisata, akan sangat dipengaruhi oleh sikap dan keramahtamahan dari masyarakat lokal.

"Berdasarkan hal itu, maka pembangunan kepariwisataan perlu dukungan dan keterlibatan dari seluruh pemangku kepentingan. Masyarakat adalah salah satu unsur penting yang harus dilibatkan bersama-sama dengan pemerintah dan kalangan usaha/swasta untuk bersinergis melaksanakan dan mendukung pembangunan kepariwisataan," ujarnya.

Ditambahkannya, dalam pengembangan suatu daerah menjadi objek wisata perlu dilakukan langkah tepat agar tidak memberikan dampak yang negatif bagi lingkungan sosial masyarakat dan daerah wisata itu sendiri.

Berdasarkan hal itu, maka sebelum dilakukan mengembangkan pariwisata disuatu daerah, terlebih dahulu dilakukan analisis situasional oleh para pelaku bisnis pariwisata, masyarakat dan pemerintah.

"Tujuannya adalah untuk menggali potensi wisata yang ada di suatu daerah," terangnya.

Ditambahkan lagi bahwa pariwisata berkelanjutan secara sederhana dapat didefinisikan sebagai pariwisata yang memperhitungkan dampak ekonomi, sosial dan lingkungan saat ini dan masa depan, memenuhi kebutuhan pengunjung, industri, lingkungan dan masyarakat setempat.

Dijelaskan juga bahwa sektor pariwisata sangat potensial untuk pemberdayaan ekonomi rakyat, dan mempunyai multiplayer effect yang sangat luas.

"Karena usaha-usaha di sektor pariwisata terkait langsung dengan banyak sektor lain yang mempengaruhi kehidupan ekonomi rakyat. Dari itu konsep pengembangan pariwisata berbasis masyarakat merupakan langkah efektif untuk menjadikan sektor pariwisata memberikan manfaat optimal kepada masyarakat dan lingkungan di daerah tujuan wisata," tutupnya. (Ynd)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru