Keren! Siswa MAN 3 Solok Praktek Buat Roket

PENDIDIKAN-268 hit

ALAHAN PANJANG - Memperbanyak praktek dan bukan hanya teori, itulah yang dilkukan di MAN 3 Solok (MAN Alahan Panjanh). Kegiatan itu dilakukan Siswa kelas XII MAN 3 Solok dengan menggelar praktek membuat roket dengan bahan cuka, baking soda dan air mineral. Kegiatan yang berlangsung Selasa (14/1) dipandu Guru Kimia Fitri Muaddah, S.Pd.

Peralatan pendukung pembuatan roket ini berupa 4 batang kayu berukuran kecil dengan panjang 25 cm sebagai penyangga, tissue untuk membungkus baking soda, lem dan kertas secukupnya untuk membuat rupa roket.

Setelah alat-alat pendukung dibuat berbentuk roket, proses berikutnya adalah memasukkan baking soda yang sudah dibungkus tissue kedalam batang roket yang berisi air mineral.

Agar terjadi reaksi kimia sehingga terjadi dorongan kuat yang membuat roket melayang, maka roket perlu diguncang beberapa menit.

"Pada KD Analisis Reaksi Asam Basa ini melalui kegiatan praktek kita ingin memperlihatkan kepada anak-anak sebagai pengalaman bagaimana visual dari reaksi yang terjadi antara cuka dan baking soda, secara teori kemarin sudah, sekarang prakteknya", kata Fitri.

Menurut Fitri, untuk praktek ini tidak memerlukan biaya yang mahal, cukup dengan uang 8 ribuan, roket sudah bisa terbang.

"Tujuan lain adalah kita ingin mendekatkan bidang studi kimia ini kepada anak sehingga lebih dikenal, mereka senang, gembira, suka, maka timbul cinta dengan pelajaran kimia", urai Fitri.

Dalam arahannya ketika menutup kegiatan praktek, Fitri mengapresiasi seluruh siswa karena berhasil menerbangkan 8 roket dari sepuluh yang dibuat.

Roket yang gagal terbang karena tutup botol yang terlalu kuat sehingga roketnya pecah sebelum terbang dan tutup botol yang longgar sehingga energi yang dihasilkan keluar dari celah tutul botol sehingga roket tidak bisa terbang.

"Alhamdulillah, kegiatan praktek hari ini berjalan dengan baik. Dengan kebersaman dan kekompakan anggota kelompok membuat kegiatan kita sukses dan ini perlu kita jaga bersama-sama, semoga jadi motivasi", tutup Fitri.

Terpisah, Kepala MAN 3 Solok H. Amriwal, S.Pd.I mengapresiasi kegiatan ini, karena dengan mempraktekan materi memperdalam pemahaman siswa akan KD serta membuat suasana belajar menjadi lebih hidup.

H. Amriwal berharap kedepannya inovasi pembelajaran ini menjadi gambaran bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan dalam menggapai cita-citanya.

(MR)Sumber: suhanews.co.id

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru