Rektor Prof. Ganefri, Ph. D.: UNP Bersiap Menuju PTNBH

PENDIDIKAN-461 hit

Padang-Pimpinan dan sivitas akademika Universitas Negeri Padang mengikuti kegiatan diskusi kelompok terpumpun (FGD) dalam rangka penyusunan usulan UNP dari PTN BLU menjadi PTNBH pada hari ini (14/1) bertempat di Ruang Sidang Senat, Kampus UNP Air Tawar Padang.

Universitas Negeri Padang sesegeranya mengusulkan menjadi PTNBH dalam rangka eksistensi otonomi perguruan tinggi. Otonomi perguruan tinggi akan dapat diwujudkam secara maksimal bagi perguruan tinggi yang berstatus PTNBH.

Demikian disampaikan oleh Rektor Prof. Ganefri, Ph.D. dalam sambutannya ketika membuka kegiatan diskusi kelompok terpumpun (FGD) dalam rangka penyusunan usulan UNP dari PTN BLU menjadi PTNBH pada hari ini (14/1).

"Universitas Negeri Padang perlu mengkaji kelebihan dan kekurangan perguruan tinggi yang berstatus PTNBH. Untuk itu jelas Rektor, tim penyusun dan semua sivitas akademika harus bersama-sama menyiapkan bahan-bahan usulan PTNBH dengan integritas yang tinggi," jelas Rektor Prof. Ganefri, Ph.D.

Pada kegiatan diskusi kelompok terpumpun (FGD) ini, dihadirkan narasumber Prof. Dr. Mansyurdin, Wakil Rektor I Universitas Andalas. Hal ini penting untuk menimba pengalaman dari Universitas Andalas yang sudah mengirimkan dokumen usulan PTNBH.

Prof. Dr. Mansyurdin menyatakan apresiasi yang tinggi kepada Universitas Negeri Padang yang telah mulai untuk menyiapkan empat dokumen penting usulan PTNBH sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

"Hal yang perlu untuk menyiapkan PTNBH adalah disosialisasikan kepada internal seperti mahasiswa, dosen, karyawan dan eksternal seperti masyarakat, pengguna, dan alumni. Hal ini karena imej negatif pada PTNBH selama ini yang perlu dilurusakan kembali," jelas Prof. Dr. Mansyurdin.

Selanjutnya menurut Prof. Dr. Mansyurdin., pemahaman yang positif terhadap PTNBH perlu dijelaskan kembali terutama kepada pihak internal. Misalnya, jelas Prof. Dr. Mansyurdin. perlu disosialisasikan bahwa PTNBH bukanlah untuk menaikkan SPP mahasiswa tetapi hal yang amat penting adalah untuk meningkatkan sumber daya manusia dalam rangka pencapaian 500 perguruan tinggi kelas dunia. (ET)

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru