Ada 3 Orang Diterkam Buaya di Pasbar, Bupati Hamsuardi Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Sungai

PERISTIWA-674 hit

Penulis: Fen/De | Editor: Marjeni Rokcalva

PASAMAN BARAT - Bupati Pasaman Barat Hamsuardi menghimbau warga untuk berhati hati dan mengurangi aktivitas di sepanjang sungai. Hal tersebut disampaikan Bupati di Rumah Dinas Bupati Pasaman Barat, Minggu (22/1/2023).

Bupati didampingi Basarnas, Wali Nagari Sasak, Babinsa Sasak, menyangkut adanya warga Sasak Ranah Pasisi yang diterkam buaya pada Kamis (19/1/2023) Subuh Kemarin.

"Menurut bupati usaha usaha sudah dilakukan oleh Pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak termasuk Basarnas. Tetapi belum menemukan korban," ujar Bupati.

Bupati menghibau kepada masyarakat yang berada di pinggir sungai agar mengurangi aktivitas di sepanjang sungai apalagi diwaktu subuh dan magrib, agar selalu berhati hati melihat kondisi sungai.

Langkah cepat kedepan ujar Bupati, kita akan buat penangkaran buaya, yang dibuatkan disuatu lokasi. Buaya yang ditangkap disungai akan kita pindahkan di penangkaran. .

Sedangkan pencarian terhadap seorang warga Jorong Rantau Panjang Kecamatan Sasak Ranah Pasisia, bernama Silen (35 tahun) terus dilanjutkan.

Korban diduga diterkam buaya saat hendak ambil wudhu di pinggir Sungai Batang Pasaman pada Kamis, 19 Januari 2023 sekitar pukul 04.00 WIB. Sungai itu berjarak sekitar 40 meter dari kediamannya.

"Menjelang subuh itu istri saya hendak ambil wudhu di pinggir sungai. Saya sempat mendengar suara minta tolong, ketika dilihat sudah tak ada lagi," kata suami korban Hidayat.

Sementara itu Kepala Jorong Rantau Panjang, M Nur mengatakan korban saat ini sedang dalam pencarian oleh tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI dan Polri serta di bantu masyarakat.

"Setelah kejadian, kita langsung melaporkan ke pihak pemerintah kecamatan dan pemerintah nagari, tentang adanya warga yang hilang di terkam buaya," katanya.

Ia menerangkan proses pencarian korban dilakukan dengan penyisiran pada pinggir sungai dan tengah sungai yang menjadi titik-titik yang dicurigai tempat dari buaya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pasaman Barat Zulkarnain meminta masyarakat yang berdomisili di daerah muara dan pesisir pantai Pasaman Barat agar lebih berhati hati dalam beraktifitas di lingkungan sungai dan muara.

"Dalam tiga Minggu ini sudah ada tiga kejadian warga di terkam buaya. Diharapkan masyarakat waspada," harapnya. (Fen/De)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru