Nagari Dusun Baru Kecamatan BAB Tapan Gelar Musrenbang

PEMERINTAHAN-76 hit

Penulis: Rnd/Je | Editor: Marjeni Rokcalva

TAPAN - Guna menampung berbagai usulan masyarakat untuk kelanjutan pembangunan tahun 2023, Nagari Dusun Baru Tapan, Kecamatan Basa Ampek Balai (BAB) Tapan gelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). Usulan rencana pembangunan yang akan dilaksanakan itu juga harus sesuai dengan potensi dan juga sinkron dengan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan yang diselenggarakan di Kafe Abank, Nagari Dusun Baru Tapan itu dihadiri Camat BAB Tapan, Aflizen, dengan diwakili Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan, Khairani, dengan juga didampingi Kasi Ekobang, Siskaneri, Wali Nagari Dusun Baru Tapan, Rudi, ketua dan anggota Badan Musyawarah (Bamus), Bhabinkamtibmas, serta para tokoh masyarakat.

Kasi Pemerintahan Kecamatan BAB Tapan, Khairani, mengatakan Kamis (1/12/2022) mengatakan, Musrembang yang digelar pada Selasa lalu itu, pembahasannya lebih difokuskan pada program tahun 2023, yakni menampung dan menetapkan prioritas kebutuhan masyarakat yang diperoleh dari Musrenbang di tingkat bawah atau kampung.

"Kemudian juga menetapkan prioritas kegiatan nagari yang akan dibiayai melalui alokasi dana desa (DD) yang berasal dari APBD Kabupaten maupun sumber dana lainnya, serta juga menetapkan prioritas kegiatan yang nantinya akan diajukan pada musrenbang Kecamatan," katanya.

Dia menjelaskan bahwa dengan telah terlaksananya Musrembang di tingkat nagari itu, maka berbagai kesepakatan yang sudah dirumuskan sudah bisa disampaikan nantinya di Musrebang kecamatan, untuk diangkat kagi ke tingkat kabupaten.

Lebih jauh dijelaskan bahwa Musrenbang memiliki tujuan untuk menampung berbagai usulan dari masyarakat.

"Berbagai aspirasi itu akan dijadikan sebagai daftar usulan nagari untuk tahun 2023 melalui berbagai instansi yang ada. Sebab nagari memang tidak bisa berbuat banyak dalam melakukan pembangunan, karena dana yang dimiliki oleh nagari sangat terbatas untuk pembangunan dan pemberdayaan," katanya.

Dia juga berharap kepada semua lintas sektoral yang ada di kecamatan juga dapat memasukkan usulan program pembangunan yang nantinya dianggap sebagai prioritas.

"Pembangunan yang diusulkan itu bisa dalam wujud fisik maupun non fisik, seperti pemberdayaan masyarakat melalui berbagai pelatihan dan kegiatan sosialisasi lainnya," ujar Khairani.

Walau demikian, dia tetap berpesan agar usulan yang diajukan tersebut sesuai dengan visi misi Kabupaten Pessel tahun 2021-2026.

"Sebab usulan yang disusun dalam Musrenbang itu, akan diajukan sebagai materi pada Musrenbang tingkat kecamatan nanti," pesannya lagi. (Rnd/Je)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru