Dosen UNP Beri Palatihan Optimalisasi Pembelajaran PjBL Fisika di Pasaman Barat

PENDIDIKAN-229 hit

Penulis: BM/MR | Editor: Marjeni Rokcalva

PASAMAN BARAT - Tim dosen FMIPA Universitas Negeri Padang (UNP) lakukan pengabdian masyarakat di Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar. Pengabdian digelar dengan kegiatan pelatihan optimalisasi pembelajaran PjBL yang merupakan kegiatan kemitraan masyarakat dari dosen Universitas Negeri Padang, mulai bulan Agustus hingga November 2022. Kegiatan ini mengankat tema, "Pembuatan Alat Peraga Berbasis Project Based Learning (PjBL) untuk Menyonsong Implementasi Kurikulum Merdeka" yang dipusatkan di SMAN 2 Pasaman Barat.

Mairizwan sebagai ketua pelaksana, Selasa (21/11/2022) menyampaikan tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk mengembangkan kemampuan individu guru-guru Fisika SMA di Kabupaten Pasaman Barat dan untuk menambah wawasan dalam menerapkan kurikulum merdeka. Untuk mencapai tujuan tersebut, dihadirkan narasumber yang berasal dari Universitas Negeri Padang yang sesuai dengan bidangnya yaitu Hidayati, Wahyuni Satria Dewi, Renol Afrizon dan Roni Jarlis.

Disebutkan Mairizwan, kebijakan merdeka belajar yang telah dirilis oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI ini, diharapkan memberikan paradigma baru bagi guru dalam proses pembelajaran. Guru bukan sebagai pemberi informasi, tetapi lebih dari itu guru mampu menjadi fasilitator dan motivator untuk mencapai mutu pendidikan secara merata.

Baca Juga


Untuk meningkatkan mutu pembelajaran perlu diperhatikan proses pembelajaran itu sendiri. Salah satu proses pembelajaran yang diharapkan mampu meningkatkan mutu pembelajaran adalah dengan menerapkan pembelajaran berbasis proyek. Seiring dengan itu, pelaksanaan pembelajaran pada kurikulum merdeka sangat mendukung pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) dalam rangka pengembangan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila.

Pelaksanaan pembelajaran Fisika Tahun 2022 ini harus mengacu pada tiga kurikulum yang berlaku saat ini. Kurikulum tersebut adalah kurikulum 2013 dengan KI-KD secara utuh, kurikulum 2013 dengan KI-KD yang disederhanakan, dan kurikulum merdeka. Pada kurikulum 2013, pembelajaran fisika dianjurkan menggunakan model pembelajaran seperti project based learning (PjBL), problem based learning, discovery learning, dan inquiry learning. Sedangkan, pada kurikulum merdeka mata pelajaran fisika termasuk ke dalam fase F sehingga dalam pembelajarannya harus mengalokasikan untuk project sebanyak 30% dari total JP pertahun.

Setelah diberikan wawasan oleh narasumber, peserta secara berkelompok diminta untuk membuat alat peraga fisika. Kemudian, peserta diminta menganalisis konsep Fisika apa yang terdapat pada alat peraga tersebut, kemudian membuat hasil analisisnya.

Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dan lebih terkontrol, peserta diminta mengumpulkan produk kegiatan berupa alat peraga dan LKS sebagai bahan ajarnya. Hasil dari produk peserta dinilai menggunakan instrumen penilaian, instrumen yang digunakan untuk menilai produk peserta adalah lembar penilaian kinerja. Indikator penilaian produk terdiri atas enam komponen yaitu: alat yang dibuat, hasil bentuk alat peraga, langkah-langkah analisis, penyajian konsep, kebenaran konsep, dan kelengkapan analisis.

https://www.beritaminang.com/photos/foto/foto-dokumentasi-kegiatan-dan-alat-peraga-mgmp-fisika-pasaman_foto1_221122111123.jpegBerikut dokumentasi kegiatan dan alat peraga fisika yang telah dikerjakan tim bersama guru fisika MGMP Pasaman Barat.

Adapun alat-alat peraga fisika yang dibuat yaitu osilasi kelereng, rangkaian seri paralel, kamera lubang jarum, dan energi terbarukan berbasis sel surya. Semua alat peraga yang dibuat didemonstrasikan bersama guru-guru fisika MGMP Pasaman Barat.

Kegiatan dilaksanakan dalam 6 kali pertemuan, mulai dari agustus sampai dengan November Tahun 2022. Kegiatan ditutup dengan evaluasi terhadap hasil alat peraga dan LKS yang telah dikerjakan oleh peserta.

"Setelah kegiatan ini kami berharap semua guru-guru Fisika dapat mongoptimalkan alat peraga berbasis PjBL dalam pembelajaran Fisika dan mampu Menyusun LKS Fisika berbasis PjBL," harapan Mairizwan. (BM/MR)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru