JJ Dt Gadang Minta Peserta Bimtek Ekraf 2022 Bisa Bangkitkan Ekonomi di Nagari

EKONOMI-417 hit

Penulis: MR | Editor: Marjeni Rokcalva

BATUSANGKAR - Mengembangkan ekonomi kerakyatan dan menumbuhkan 100 ribu enterpreneur (wira usaha) baru sebagaimana gerakan yang dicanangkan Pemeritah Provinsi Sumatera Barat, merupakan usaha yang patut didukung penuh.

Sebagai salah seorang Anggota DPRD Sumbar dari Dapil II (Padang Pariaman dan Kota Pariaman), Jasma Juni (JJ) Dt. Gadang mengaplikasikannya dalam menempatkan dana Pokir di berbagai kegiatan yang mengarah ke arah yang mendukung dan menumbuhkan wira usaha baru, dalam kerangka peningkatan dan pengembangan ekonomi kerakyatan di Sumatera Barat, terutama di Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman.

Penegasan yang disampaikan JJ Dt Gadang dihadapan 100 peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaku Ekonomi Kreatif (Ekraf) 2022 Gelombang I, bertemakan, Fasitasi Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Ekonomi Kreatif yang digelar Dinas Pariwisata Sumbar selama dua hari, Minggu hingga Senin, (20 s/d 21) November 2022 di salah satu hotel di Kota Batusangkar, Tanah Datar. Para peserta Bimtek terdiri dari Kelompok Pelaku Ekraf dan dan Pengamat/Pemerhari Ekraf.

Baca Juga


Untuk itu, sambung JJ Dt Gadang, kegiatan ini dirancang dalam rangka menambah wawasan dan pengetahuan para anggota Pelaku Ekraf dan tokoh masyarakat dalam rangka pengambangan kemampuan SDM Ekraf di lokasi masing-masing peserta di Kabupaten Padang Pariaman.

https://www.beritaminang.com/photos/foto/foto-jj-dt-gadang-foto-bersama-peserta-bimtek-usai-acara_foto3_221122093942.jpeg

JJ Dt Gadang foto bersama peserta Bimtek Ekraf Gelombang I usai pembukaan acara, Minggu (20/11/2022).

Anggota Komisi III DPRD Sumbar ini berharap, setelah mengikuti Bimtek ini peserta bisa membawa pengetahuan dan wawasan yang didapat untuk mengembangkan kegiatan Ekraf di nagari-nagari yang ada di Kabupaten Padang Pariaman.

"Semua peserta diharapkan menjadi mentor dalam pengembangan dan kebangkitan Ekraf di nagarinya. Sehingga berdampak luas dalam membantu perekonomian di tengah masyarakat," ujar Anggota Fraksi Gerindra ini.

Sementara itu, Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekraf Dispar Sumbar, Drs. Raymon, M.Pd, mewakili Kadis Pariwsata Sumbar, mengatakan, Bimtek ini dilakukan merupakan bagian dari program Pemprov Sumbar untuk mencetak sekitar 100 ribu wirausaha di Sumbar yang merupakan salah satu programa Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar. Untuk tahun 2022 ini, ditargetkan bisa melahirkan 1.850 orang entrepreneur di Sumbar.

"Jadi, dalam kegiatan ini kita memberikan wawasan tentang bagaimana membangun dan meningkatkan kegiatan Ekraf dan peran serta masyarakat dalam pengembangan sumber daya ekonomi kratif," kata Raymon.

https://www.beritaminang.com/photos/foto/foto-jj-dt-gadang-dan-raymon-foto-bersama-usai-pemasangan_foto1_221122093942.jpeg

Foto bersama dengan perwakilan peserta usai pemasangan kokarde.

Dalam kesempatan ini, Raymon juga mengajak seluruh peserta untuk berterima kasih kepada Anggota DPRD Sumbar JJ Dt Gadang yang punya perhatian tinggi dalam peningkatan ekonomi kerakyatan termasuk ekonomi kreatif di tengah masyarakat.

"Kita berharap, alokasi dana Pokir Pak JJ Dt Gadang untuk tahun 2023 juga semakin banyak menjangkau perbaikan sumber daya manusia guna peningkatan ekonomi kerakyatan khususnya di Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman,' katanya dan diamini peserta Bimtek.

Raymon juga menceritakan, bagaimana ekonomi Sumbar masih bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19 selama 2,5 tahun di Indonesia. Padahal, banyak daerah yang mengalami keterpurukan ekonomi.

"Ini salah satu penopang ekonomi Sumbar yakni kegiatan ekonomi rakyat nan kreatif di sektor pertanian, perkebunan dan peternakan yang terus bergaliat," katanya.

Berkunjung ke Botuang Craft Sumatra Volunteer

Usai menerima materi pelatihan, esoknya Senin (21/11/2022), peserta Bimbet diajak melihat usaha Ekraf Botuang Craft yang dilakukan Kelompok pemuda kreatif di Jorong Piliang Nagari Limo Kaum, Kabupaten Tanah Datar. Botuang Craft sendiri memproduksi pipet, gelas dan teko dari bambu serta aneka kerajian dari tempurung kelapa (sayak).

Muhammad Husen, Ketua Yayasan Sumatra Volunteer yang menaungi Botuang Craft ini, saat memberikan penjelasan ke peserta Bimtek menyebutkan, produk mereka sudah dipasarkan secara nasional dan bahkan sampai ke ke luar negeri, seperti sedotan bambu yang sudah dipasarkan ke Negara Belanda dan Bali.

https://www.beritaminang.com/photos/foto/foto-peserta-bimtek-ekraf-2022-foto-bersama-di-botuang_foto2_221122093942.jpeg

Peserta Bimtek Ekraf 2022 foto bersama di Botuang Craft Sumatra Voluntee.

Muhammad Husen saat ini sebagai Ketua Yayasan Sumatera Volunteer merupakan pemuda aktif dalam kegiatan sosial, pernah sebagai nominasi pemuda pelopor tingkat Nasional tahun 2019 menggerakkan pemuda Jorong Piliang dalam mengeluti bidang usaha.

Ia melakukan kegiatan dalam bentuk mendampingi anggotanya mulai penyediaan alat produksi, pematangan konsep produk, quality control, branding produk melalui sosial media, dan pemasaran.

"Pemuda memiliki peran besar untuk memulai perubahan dan harus bergerak. Mari berbuat, meski tampaknya dari hal yang kecil," katanya. (MR)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru