Terjebak Macet Saat Liburan di Sumbar, Ini Jalan Alternatif Jalur Padang- Bukittinggi

Pariwisata-390 hit

PADANG - Terjebak macet saat liburan ke Sumbar terutama di Jalur Jalan Padang-Bukittinggi, jangan khawatir. Namun bagi anda yang akan berpergian dengan menempuh jalur ini di musim liburan pergantian tahun 2019 ke 2020 ini, jangan cemas berlebihan akan bayang-bayang kemacetan panjang.

Kini tersedia beberapa jalur alternatif yang dapat digunakan pengendara saat terjadi kepadatan di jalur utama Padang Panjang-Bukittinggi, dan sebaliknya.

Dilansir dari harianhaluancom, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Padang Panjang Iptu Saherman, Minggu menyebutkan, pengendara dari Padang menuju Bukittinggi baru diarahkan ke jalur alternatif jika kondisi di jalur utama Padang-Bukittinggi sudah terlalu padat, terlebih saat hari pasar di Pasar Koto Baru setiap Senin.

Dalam kondisi lalu lintas padat dari arah Padang menuju Bukittinggi, pengendara dapat berbelok di Simpang Kayu Tanduak, Simpang Pandai Sikek atau di Pasar Raba'a lalu keluar di pesantren Haji Miskin.

Sementara pengendara dari arah Bukittinggi menuju Padang, tetap berada di jalur utama melalui Pasar Koto Baru.

"Artinya saat lalu lintas padat di Koto Baru, jalan di sana diberlakukan satu jalur untuk kendaraan arah Bukittinggi ke Padang sementara arah sebaliknya melewati jalur alternatif yang memang cocoknya untuk satu jalur saja," jelasnya.

Sementara untuk pengendara menuju Solok yang ingin menghindari dalam kota Padang Panjang, dapat berbelok ke Simpang Mifan menuju Tanah Hitam lalu ke Islamic Center dan keluar di Tugu Monas.

Untuk melayani pengendara yang ingin menikmati libur akhir tahun, Kasat Lantas mengatakan personel kepolisian sudah ditugaskan melakukan pengaturan di titik-titik rawan kemacetan, rawan kecelakaan, rawan pelanggaran lalu lintas dan rawan bencana.

Di samping itu juga tersedia dua pos pengamanan berlokasi di Flaminggo dan Koto Baru serta lima pos pelayanan berlokasi di Lembah Anai, Kubu Karambia, Karya, Batipuh Selatan dan Minang Fantasi (Mifan).

(MR)

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru