Milad Pertama Asosiasi Homestay Bukittinggi Diisi Dengan Seminar Kepariwisataan

PEMERINTAHAN-306 hit

Penulis: Yus | Editor: Redaktur

BUKITTINGGI - Dalam rangka peringatan milad pertama Asosiasi Homestay Bukittinggi diisi dengan Seminar Kepariwisataan.

Seminar yang dibuka Wako Erman Safar itu, digelar di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Rabu (09/03/2022).

Wako Bukittinggi Erman Safar pada kesempatan itu menjelaskan beberapa kiat yang bisa menjadi nilai jual untuk.memajukan kepariwisataan di Bukittinggi.

Baca Juga


Salah satunya yang perlu diperhatikan adalah masalah berbahasa, penggunaan bahasa yang baik dalam berkomunikasi dengan tamu merupakan salah satu nilai jual yang positif dalam mendukung kepariwisataan di Bukittinggi, katanya

Wako Erman Safar juga mengharapkan homestay bisa berkreasi, sehingga dapat menambah nilai jual yang positif bagi pariwisata Kota Bukittinggi.

Seoerti "Membuat foto, produk asli dan lain sebagainya, bahkan layanan after sale seperti memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada tamu yang pernah menginap, akan dapat meninggalkan kesan yang positif tersebut," ujar Wako Erman.

Di samping itu Wako juga mengingatkan kepada pengelola homestay agar memperhatikan kebersihan fasilitas homestay. Kebersihan kamar mandi, penggantian seprai, dan kebersihan lingkungan, ujar wako mengingatkan.

"Sediakanlah budget untuk menjaga dan merawat fasilitas agar pengunjung nyaman," tambahnya.

Pemerintah Kota akan membantu memperbaiki akses menuju homestay sekiranya diperlukan. Terakhir, Wako Erman Safar harapkan keberadaan homestay juga dapat menebar manfaat bagi masyarakat sekitar.

Keberadaan homestay dipandang turut menunjang kepariwisataan. Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah menerbitkan regulasi Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kretarif Nomor 9 Tahun 2014 tentang Standar Usaha Pondok Wisata.

HomestayTidak hanya berfungsi sebagai tempat penginapan seperti hotel, dalam pengelolaannya, homestay juga dituntut untuk menjalin interaksi dengan tamu, sehingga terjadi komunikasi yang baik antar kedua belah pihak,pintanya.

Seminar ini menurut Hj. Yuliarti Bachtiar diikuti pengelola homestay di Kota Bukittinggi dengan mengambil tema "Eksistensi Homestay Dalam Rangka Pengembangan Pariwisata Daerah".

Berdasarkan data tahun 2021, jumlah homestay di Kota Bukittinggi tercatat sebanyak 65 unit. Hj. Yuliarti Bachtiar merupakan Ketua Asosiasi Homestay Bukittinggi untuk kepengurusan periode 2021—2026 yang dikukuhkan 9 Maret 2021 lalu.

( Yus)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru