Owner Oma Homestay Sawahlunto Wafat Asosiasi Berkabung, Selamat Jalan Sang Motivator

PARIWISATA-991 hit

Penulis: Redaktur

SAWAHLUNTO- "Oma sudah tiada, Oma telah mendahului kita, Innalillahi wa Inna Ilaihi Rojiuun" kata Hj.Kamsri Benti, terbata dan tersedak kabar duka yang datang tiba-tiba sekitar pukul 06.30 WIB, Kamis (17/2/2022) hari ini.

Ketua Asosiasi Homestay Sawahlunto yang juga Ketua Persatuan Homestay Sumatera Barat ini langsung mengkonfirmasi keberbagai sumber terpercaya, Innalillahi wa Inna Ilaihi Rojiuun, Hj.Elfanis usia 80 tahun, akrab disapa Oma, Owner Homstay Oma ini telah dipanggil Sang Khaliq dalam keadaan tenang tanpa gejala sakit yang dideritanya.

"Ada dugaan beliau terkena serangan jantung karena beliau memiliki riwayat jantung" ungkap Khairuddin Mukhtar (81) suami almarhum.

Baca Juga


Ditambahkan putranya Anton Candra (47), sebelum ibunya meninggalkan mereka, beliau sempat sholat subuh ke Mushalla Jihat sekitar 50 meter dari kediamannya. Sepulang dari beribadah, Oma tertidur dan tak bangun-bangun lagi.

"Kami ikhlas, karena semua itu sudah janjian Allah Subhanahu wa Taala, kami hanya memohon tolong maafkan semua kesalahan ibu kami, jika semasa hidupnya baik disengaja maupun tidak telah berbuat tidak menyenangkan kepada siapapun." Tutur Anton, dengan nada tersedusedan sembari mengeluarkan airmata yang menetes dipipinya.

Oma Elfanis, merupakan perempuan berjiwa enterpreneur yang mampu merealisasikan gagasan dan idenya bersama komunitas Asosiasi Homestay Sawahlunto yang menjadi salahsatu pilihan di dunia industri kreatif untuk mengangkat taraf perekonomian rumahtangga anggotanya.

Taklah berlebihan Oma Homstay mewakili Asosiasi Homestay Sawahlunto mampu mengukir prestasi ditingkat nasional dan internasional di Manila Pilipina sebagai pengelola homestay terbaik 4 tahun silam utusan Indonesia. Predikat ini telah mengharumkan nama Sawahlunto menjadi pioneer dalam pergerakan homestay di Sumatera Barat dan nasional.

Banyak kerabat merasa kehilangan beliau dan mengantarkannya bersama-sama ketempat terakhirnya di TPU kelurahan Airdingin, Kecamatan Lembahsegar, Sawahlunto.

"Kami merasa kehilangan, semangat dan rasa optimisme beliau mengelola homestay telah memberikan standar sendiri dalam pelayanan homestay yang ada di Sawahlunto dan Sumatera Barat, sehingga sektor ini tumbuh dan berkembang serta dijadikan tempat studi tiru dari berbagai daerah lain secara regional." Sebut Novarizon, Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Sawahlunto. Iyos

Loading...

Komentar

Berita Terbaru