Padang Aro, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, apresiasi kampus Widyaswara Indonesia Solok Selatan yang sudah membuktikan kepedulian pada masyarakat, melalui berbagai kegiatan pada Dies Natalis Widyaswara Indonesia Solsel ke-XVII tahun ini.
" Ketika Pemerintah belum sempat melakukan, ternyata WI Solsel sudah lebih duluan melaksanakan kegiatan Kepedulian pada masyarakat, terutama pada kegiatan berbagi pada anak penyandang Disabilitas dari keluarga kurang mampu yang dilakukan civitas akademika WI Solsel baru-baru ini," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Solsel, Dr. Syamsurizaldi, SIP., S.E., M.M. yang mewakili Bupati saat malam syukuran Dies Natalis WI Solsel, Sabtu (13/2/2022) malam.
Bahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari program Bupati dan Wakil Bupati Solsel dalam membangun ekonomi masyarakat prasejahtera di daerah ini pada masa kepemimpinan beliu," jelasnya.
Hadir pada malam doa syukuran Dies Natalis WI Solsel ke-XVII malam tersebut, Ketua DPRD Solsel diwakili Roni Ismaji, Camat Sungai Pagu, Darmansyah, Korwil Kecamatan, Nursirwanthi, Kepala KUA Sungai Pagu, Hafiz Aulia Rahman, Ketua STKIP WI, Dr. Fidel Efendi, Ketua STIE WI, Drs. O.P. Bismark serta para alumni WI, dan tokoh masyarakat lainnya.
Selain itu, Bupati Solsel menurut Syamsurizal di juga mengapresiasi WI Solsel untuk terus bangkit dan maju dalam membangun Sumberdaya Manusia di daerah ini.
Sementara itu, Ketua Yayasan WI Solsel, Eva Suryani, S.Pi., MM, mengapresiasi seluruh panitia Dies Natalis tahun ini. " Meski kegiatannya penuh kesederhanaan, namun tidak mengurangi kesemarakannya, dengan berbagai agenda yang menyentuh pada berbagai lapisan masyarakat di daerah ini.
" Kita sangat berkeinginan sekali, pada usia kampus yang sudah mulai beranjak dewasa ini, semua masyarakat sudah saatnya merasa memiliki kampus WI Solsel ini," katanya.
Artinya, masyarakat Solok Selatan umumnya, generasi usia pendidikan pada khususnya, sudah saat menjadi tuan rumah didaerah sendiri dalam membangun Sumberdaya Manusia melalui ilmu kesarjanaannya yang bisa di ikuti.
Saat ini, tercatat, sebanyak 75 % mahasiswa Widyaswara Indonesia Solsel berasal dari Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi. " Nah, kemana putra putri Solsel ?. Kenapa tidak memanfaatkan kampus yang ada di daerah senidiri untuk menimba ilmu.
Editor : Marjeni Rokcalva






