Gubernur Sumbar Puji Koloborasi Pemerintah Kota dan DPRD Kota Padang Panjang

PEMERINTAHAN-225 hit

Berusia 231 Tahun, Padang Panjang Bangkit dan Berjaya

PADANG PANJANG - Peringati Hari Jadi Kota (HJK) Padang Panjang ke-231, Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, SP Datuak Marajo hadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD yang bertema " Padang Panjang Bangkit dan Berjaya" di ruang rapat DPRD, Rabu (1/12).

Mahyeldi menyebutkan, di tengah pandemi, Pemko Padang Panjang memastikan perjalanan pemerintahan berjalan baik. Kolaborasi yang dibangun dalam memajukan potensi yang ada telah membawa Padang Panjang meraih berbagai capaian prestasi.

Baca Juga


"Padang Panjang semakin megah, wali kota dan ketua DPRD-nya jadi panutan. Di tengah pandemi, Pemko memastikan perjalanan pemerintahan berjalan maksimal. Tantangan ke depan semakin berat, kita tidak tahu kapan pandemi akan berakhir," ucapnya.

Mahyeldi mengapresiasi atas keberhasilan Padang Panjang dalam vaksinasi. "Padang Panjang paling baik dalam pelaksanaan vaksin. Buah kerja keras, buah sinergisitas yang baik semua pihak. Itulah alasan kenapa banyak agenda besar dilaksanakan di Kota Padang Panjang. Kota ini memiliki potensi besar dalam pengendalian Covid-19," pujinya.

https://www.beritaminang.com/photos/foto/foto-gubernur-sumbar-bersama-wawako-dan-pimpinan-dprd-padang_foto1_031221060804.jpeg

Gubernur Sumbar Bersama Wako dan Pimpinan DPRD Padang Panjang.

Mahyeldi yakin, Pemerintah Kota dan DPRD mampu memberikan yang terbaik serta memberikan dampak yang signifikan terhadap masyarakat.

"Capaian pembangunan, menjadi spirit optimisme untuk menjadikankan Padang Panjang lebih maju lagi dimasa mendatang. Sehingga memberikan kontribusi terbaik bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia, Sumatera Barat khususnya," tuturnya.

Ia berharap, berbagai capaian tersebut menjadi momentum yang penting dalam sejarah perjalanan Kota Padang Panjang serta tetap berpegang pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, kunci sukses penyelengaraan pemerintah daerah, di antaranya ciptakan program yang inovatif, dan libatkan partisipasi masyarakat di ranah maupun di rantau dalam penyelenggaraan pemerintahan.

https://www.beritaminang.com/photos/foto/foto-para-ninik-mamak-dan-bundo-kanduang-hadiri-hjk-padang_foto2_031221060804.jpeg

Para Ninik Mamak dan Bundo Kanduang Hadiri HJK Padang Panjang.

"Jangan takut melakukan inovasi, karena inovasi dilindungi undang undang. Dengan inovasi ada percepatan, akan ada langkah yang lebih besar lagi dimasa depan. Perkembangan daerah tergantung inovasi pemerintah daerah dalam memaksimalkan potensi daerah," ulasnya.

Mahyeldi menyarankan agar dihadirkan potensi keunggulan daerah, sehinga Padang Panjang menjadi kota tujuan. Lalu tingkatkan partisipasi masyarakat dalam penyelengaraan daerah. "Teruslah berkarya agar Kota Padang Panjang jadi idola," tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Padang Panjang, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka HJK menyampaikan, sejumah indikator mulai menunjukkan perbaikan. Di antaranya, Indeks Reformasi Birokrasi Padang Panjang meningkat dari 50,49 pada tahun 2018 menjadi 52,82 pada tahun 2020, dan ditargetkan mencapai 54,02 di tahun 2021 ini.

Kemudian, SAKIP Kota Padang Panjang meningkat dari 58,69 dengan predikat CC di tahun 2020 menjadi 60,80 dengan predikat B dan ditargetkan mencapai 61,2 pada tahun 2021.

https://www.beritaminang.com/photos/foto/foto-gubernur-sumbar-berbincang-dengan-ketua-dprd-padang_foto5_031221060614.jpeg

Gubernur Sumbar Berbincang dengan Ketua DPRD Padang Panjang Mardiansyah, A.Md.

"Opini BPK terhadap laporan keuangan pemerintah daerah, Alhamdulillah dapat dipertahankan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama lima kali berturut-turut. Insyaa Allah akan tetap bertahan. Hal ini menunjukkan stablitas kinerja pengelolaan keuangan daerah yang baik dan memenuhi standar," sebutnya.

Di samping itu, Indeks Kepuasan Masyarakat juga mengalami peningkatan menjadi 80,62 pada tahun 2020,tahun 2021 ditargetkan menjadi 89,07.

"Banyak sekali pencapaian yang sudah diraih, baik tata kelola pemerintahan, pencapaian di bidang kemasyarakatan, dan program-program kita. Alhamdulillah, berkat kerja sama ketua dan anggota DPRD, Forkopimda, capaian vaksinasi kita menjadi yang tertinggi di Sumatera Barat," ujar Wako Fadly.

Dikatakannya lagi, hal itulah yang membawa Padang Panjang dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan besar tingkat provinsi, di beberapa bulan terakhir. Seperti MTQ ke-39 yang dihadiri masyarakat yang tumpah ruah.

https://www.beritaminang.com/photos/foto/foto-gubernur-sumbar-didampingi-wako-fadly-amran-masuk-gedung_foto4_031221060614.jpeg

Gubernur Sumbar Didampingi Wako Fadly Amran Masuk Gedung DPRD Padang Panjang.

"Target kami agar Padang Panjang menjadi kota tujuan," sebut Fadly seraya menyebutkan Padang Panjang jelang 1 Desember juga turut menjadi tuan rumah tingkat provinsi dan nasional seperti Andalas Santri's Camp, Art Fest, Fun Airsoft Gun Day, HUT PGRI Tingkat Sumbar.

Pada kesempatan itu juga, Pemerintah Kota Padang Panjang menyematkan Pin Emas kepada 10 tokoh masyarakat yang telah berjasa ikut memberikan sumbangsih, prestasi dan dedikasi di bidangnya masing-masing dalam kemajuan kota.

Penyematan pin ini, dilakukan Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, SP Datuak Marajo didampingi Wali Kota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano, Wakil Wali Kota, Drs. Asrul dan Ketua DPRD, Mardiansyah, A.Md.

https://www.beritaminang.com/photos/foto/foto-gubernur-sumbar-mahyeldi-pidato-di-hjk-padang_foto3_031221060613.jpeg

Gubernur Sumbar Mahyeldi Pidato di HJK Padang Panjang.

Sepuluh orang tokoh yang mendapat Pin Emas ini antara lain Almh. Gefniwati yang diwakili suaminya Zulkarnaini sebagai Tokoh Seni Budaya dan Adat Istiadat, Drs. Amiruddin (Tokoh Keagamaan), Nella Fatma Z. Hamzah (Tokoh Pemberdayaan Perempuan), Eli Fahmi (Tokoh Sosial dan Kemasyarakatan), Yurnawati (Tokoh Lingkungan Hidup) dan Anil Dhawan Datuak Rangkai Sati (Tokoh Kemanusiaan).

Selanjutnya yaitu, Nur Rahima sebagai Tokoh Kepemudaan dan Olahraga, Ridwansyah, SE (Tokoh Koperasi, Dunia Usaha dan UKM), Fitra Murni AR, S.Pd (Tokoh Pendidikan) dan terakhir dr. Mawardi MKM sebagai Tokoh Kesehatan.

Wako Fadly Amran dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada 10 penerima Pin Emas ini, karena telah memberikan sumbangsihnya pada Kota Padang Panjang.

https://www.beritaminang.com/photos/foto/foto-wako-padang-panjang-fadly-amran-pidato-saat_foto2_031221060613.jpeg

Wako Padang Panjang Fadly Amran Pidato Saat HJK.

"Terima kasih atas semua jasa dan sumbangsih dan dedikasi yang telah bapak/ibu berikan untuk kemajuan Kota Padang Panjang baik dalam bidang pendidikan, olahraga, keagamaan dan apapun itu, yang semata-mata untuk mengangkat harkat dan marwah Kota Padang Panjang," ucapnya.

Sedangkan Ketua DPRD, Mardiansyah, A.Md saat membuka dan memimpin Rapat Paripurna Istimewa tersebut menyebutkan Rapat Paripurna ini merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat dan rahmat Allah SWT atas HJK ke-231. Usia yang semakin matang dan membuat Padang Panjang terus berkembang, bergerak maju dan sejajar dengan kabupaten/kota lain di Sumbar.

Peringatan HJK yang masih dalam kondisi pandemi Covid-19, kata Mardiansyah, HJK tahun ini digelar dengan sederhana, tanpa resepsi dan acara hiburan lainnya.

https://www.beritaminang.com/photos/foto/foto-wawako-padang-panjang-asrul-serahkan-penghargaan-saat_foto1_031221060613.jpeg

Wawako Padang Panjang Asrul Serahkan Penghargaan Saat HJK.

"Pelaksanaan sederhana ini merupakan salah satu upaya pencegahan penularan Covid-19. Namun pelaksanaan yang sederhana ini sama sekali tidak mengurangi makna dari peringatan HJK Kota Padang Panjang," ucapnya.

Melalui HJK ini, Ia berharap, seluruh elemen masyarakat selalu padu, seiring dan sejalan memajukan kota ini. Sehingga mampu mengharumkan nama Kota Padang Panjang ditingkat regional, nasional, dan bahkan internasional.

Mardiansyah mengapresi Kapolres Padang Panjang, AKBP Novianto Taryono, SH, SIK, MH dan juga Pemerintah Kota melalui dinas terkait atas capaian vaksinasi di Kota Padang Panjang yang hari ini berada di angka 99,80% (untuk dosis pertama). (Lex)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru