Meski Keterbatasan Perangkat, SD Negeri 03 Pekonina Solsel Sukses Melaksanakan ANBK

PENDIDIKAN-293 hit

Pauh Duo - Meski tanpa ada perangkat laptop dan jaringan wifi milik sekolah yang bisa dipakai untuk pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2021. Kepala Sekolah dengan dukungan teknisi dan protor sekolah di SD Negeri 03 Pekonina telah tuntas melaksanakannya dengan lancar, dan tanpa hambatan.

Bahkan ANBK di sekolah yang dipimpin Kepala Sekolahnya, Ernaliati, S. Pd itu dilaksanakan secara mandiri pula.

Artinya, pihak sekolah dengan optimis berani malaksanakan ANBK di sekolah tersebut, meski harus meminjam perangkat laptop sebanyak 15 unit dan memakai jaringan internet dari hotspot handpone milik guru.

" Kami optimis bisa melaksanakan ANBK secara mandiri, karena saat simulasi dan gladi bersih pelaksanaan ANBK terlaksana dengan baik dan lancar, " kata Ernaliati didampingi Teknisi ANBK Sekolah, Peni Yulita, S. Pd dan Protor ANBK Sekolah, Yurna. S. Pd, usai pelaksanaan ANBK disekolah tersebut, Selasa (22/11/2021).

Dijelaskannya, adapun pelaksanaan ANBK di sekolah yang punyak murid sebanyak 114 orang dengan guru sebanyak 12.orang ini, untuk kegiatan ANBK, pesertanya berjumlah sebanyak 15 orang, yaitu sesuai dengan jumlah mutid kelas V sekolah ini.

Sementara perangkat laptop yang dipakai, pada pelaksanaan ANBK kali ini adalah pinjaman dari sekolah terdekat, yang kebetulan sudah punya laptop, " jelasnya.

" Sebetulnya, pada tahun ini sekolah ada memdapat bantuan laptop sebanyak 15 unit dari pusat, namun belum datang. Sehingga belum bisa dimamfaatkan untuk ANBK tahun ini, " tambahnya.

Sementara itu, Tekmisi ANBK sekolah, Peni Yulita, S. Pd yang juga guru kelas V di sekolah tersebut didampingi protor, Yurna, S. Pd menjelaskan, alhamdulillah pelaksanaan ANBK pada hatri pertama, Senin (22/11/2021) dengan materi Literasi terlaksana dengan aman, lancar, tanpa ada gangguan jaringan.

Hal yang sama juga terlaksana dengan lancar di hari kegua dengan materi numerasi. Meski peserta untuk bisa ANBK secara online hanya memakai hotspot dari hp guru," jelasnya.

Adapun pelaksanaan ANBK di sekolah tersebut masuk kelompok gelombang ketiga. Sedangkan oleh pihak sekolah melalui teknisi dan protor telah diatur pelaksanaan terbagi dua sesu setiap pelaksanaan, dengan pembagian murid, pada sesi pertama 8 orang dan sesi kedua sebanyak 7 orang, " demikian Peni. AA

.

Loading...

Komentar

Berita Terbaru