dr.Mareza Dan Sejumlah Nakes Sawahlunto Raih Penghargaan Teladan Dari Kementerian Kesehatan Dan Gube

KESEHATAN-314 hit

SAWAHLUNTO - Gubernur Sumbar Mahyeldi, berikan penghargaan untuk Tenaga kesehatan Teladan Tingkat Provinsi Sumbar Tahun 2021. Diantaranya 4 tenaga kesehatan dari Kota Sawahlunto yakni, dr.Mareza Dwithania ( Tenaga Medis / Dokter ), Rini Wulandari SKM ( penyuluh kesehatan) masing-masing dari Puskesmas Silungkang, kemudian Lasmi Hastyrina, STr,Keb (Tenaga Bidan dan Elliza Rahman, AMKL (Tenaga Kesehatan Lingkungan) masing-masing dari Puskesmas Talawi sebagai Teladan I.

Khusus dr.Mareza Dwitania juga berhasil menyabet penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI sebagai tenaga kesehatan dan SDM penunjang tingkat nasional tahun 2021 katagori tenaga kesehatan dari Puskesmas sebagai garda terdepan serta memiliki dedikasi tinggi dalam penanganan COVID-19 di masyarakat.
Untuk Teladan II masing-masing diperoleh Drg. Umit Erfita ( Dokter gigi ) Puskesmas Sungai Durian, dan Maniur Sihotang , SST ( Tenaga Analis Kesehatan ) Puskesmas Sungai Durian. Sedangkan posisi Teladan III diraih Novella Hustama Putri. AMG (Tenaga Gizi Puskesmas Kampung Teleng).
Kepala Dinas Kesehatan Dan Pengendalian Penduduk Yasril, M.Kes,MM kepada beritaminang.com menyebutkan, penghargaan itu diberikan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansyarullah di Padang, Rabu (16/11/21) lalu.
Dikatakan, dirinya bangga dengan perolehan predikat teladan itu oleh anggota jajarannya di Dinas Kesehatan. Mereka layak diapresiasi dikarenakan prestasi kerja dan dalam mengemban tugas pelayanan kesehatan dimasa panedemi COVID-19 saat ini. Untuk itu, kata Yasril, penghargaan tersebut dapat memotivasi pegawai yang lain dan yang memperoleh penghargaan jangan sampai terbuai pujian, tapi teruslah mengabdi dan bekerja ikhlas sesuai tanggungjawab yang diemban untuk melayani masyarakat yang minta pelayanan kesehatan ditengah pandemi COVID-19 sekarang.
Perkembangan Vaksinasi
Terkait informasi global penanganan program vaksinasi di Sawahlunto disampaikan Yasril per 16 November 2021 lalu untuk penyuntikan vaksin tahap pertama mencapai 74,89 persen atau 38.795 orang dari total sasaran 51,805 orang.
Kemudian untuk vaksin tahap kedua sebesar 22.467 orang atau baru sekitar 43.37 persen. Sedangkan vaksin ketiga khusus tenaga kesehatan sudah diatas 100,82 persen atau 742 orang.
Kondisi saat ini, penyebaran virus COVID-19 terus melandai. Namun bukan berarti kita bebas untuk tidak taat menerapkan protokol kesehatan. Tetap kenakan masker, jaga jarak dan cuci tangan diair mengalir untuk melindungi diri dari munculnya kasus varian baru yang tetap mengancam. Bagi yang belum divaksin, segera lakukan di tempat-tempat yang telah ditentukan atau Puskesmas aetempat. (iyos)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru