Padang Panjang Siap Menjadi Tuan Rumah MTQ yang Baik

PEMERINTAHAN-226 hit

PADANG PANJANG - Kota Padang Panjang siap mengelar dan menjadi tuan rumah yang baik dalam pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXIX Tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Hal ini disampaikan Wali Kota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano saat menjadi narasumber acara TalkShow Dialog Khusus, yang ditayangkan secara langsung oleh Padang TV, Kamis (11/11) dari Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Padang Panjang.

Dalam talkshow itu, Wako Fadly menegaskan kesiapan Padang Panjang menjadi tuan rumah MTQ. Mulai dari persiapan penginapan, lokasi pelaksanaan, lokasi pembukaan, fasilitas bagi kontingen, dan juga dari segi keamanan.

Baca Juga


Pelaksanaan MTQ dimasa pandemi Covid-19, Fadly mengatakan, panpel juga akan memastikan keamanan dalam hal kesehatan dan juga menghindari penularan Covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) selama pelaksanaan MTQ tersebut.

"Prokes tetap menjadi hal penting dalam pelaksanaan MTQ ini. Meskipun Padang Panjang sudah berada di Level 1 PPKM, tetapi prokes tetap harus kita terapkan demi keamanan dan kenyamanan kita semua," sebutnya.

Lebih lanjut Fadly juga menyampaikan, selain persiapan teknis di lapangan, panitia MTQ juga meluncurkan page khusus MTQ di aplikasi Udajang (Ultimate Daily Activity of Padang Panjang) yang merupakan aplikasi berbasis mobile yang menampung semua informasi di Kota Padang Panjang.

"Page MTQ di aplikasi Udajang ini berfungsi untuk memfasilitasi kontingen MTQ dalam berbagai info, termasuk info seputaran MTQ. Aplikasi ini bisa didownload di PlayStore untuk Android, dan di AppStore bagi pengguna iOS," jelasnya.

Fadly menambahkan, untuk pembukaan MTQ nanti akan diadakan dengan meriah, dari segi dekorasi, lighting, sound, dan juga dari penampilan-penampilan yang nantinya akan disuguhkan.

Untuk mendukung pelaksanaan MTQ, Pemko juga akan mengadakan pameran Padang Panjang Expo. Saat pembukaan MTQ, Pemko juga akan meresmikan Monumen Al Qur'an di Islamic Center.

Saat pelaksanaan MTQ, dikatakannya, semua destinasi wisata tetap dibuka, dan semua gerai-gerai vaksinasi tetap dibuka di beberapa titik yang sudah ditentukan.

Palaksanaan MTQ ini juga sudah di-support sistem elektronik. "Sudah ada sistem e-MTQ, jadi nilainya, namanya, cabangnya langsung muncul secara live. Karena ini bentuk transparansi penyelenggaraan MTQ dari Kemenag, kita dibantu dengan semua aplikasi yang juga sudah digunakan di MTQ tingkat nasional," sebutnya.

Dengan semua persiapan yang dilakukan, ia berharap Padang Panjang bisa menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ terbaik di Provinsi Sumatera Barat.

"Ayo kita support para kafilah-kafilah muda kita. Ini sangat luar biasa membanggakan bagi Kota Padang Panjang untuk meng-host acara sebesar ini. kita harus siap menjadi tuan rumah yang baik, tuan rumah yang ramah, sehingga siapapun yang datang akan merasa puas datang ke Kota Serambi Mekkah ini," ucapnya.

Sementara itu, Sekdako, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si selaku Ketua Panitia Pelaksana MTQ yang juga sebagai narasumber di talkshow tersebut menyampaikan, untuk lokasi kegiatan tersebar di 18 titik. Pembukaan dan penutupan dipusatkan di Lapangan Khatib Sulaiman, Bancah Laweh.

Dikatakannya, Padang Panjang sebagai tuan rumah tetap menerapkan prokes yang ketat. Kepada seluruh peserta yang datang dan masuk ke Padang Panjang sudah harus negatif rapid antigen.

"Pelaksanaan MTQ dimasa pandemi tetap menjadi perhatian. Meskipun dari tanggal 9 November, Padang Panjang sudah 0 kasus positif Covid-19, namun prokes tetap menjadi hal penting. Selain melakukan antigen, diharapkan seluruh kontingen kabupaten/kota sudah melakukan vaksinasi," tuturnya.

Dikatakannya lagi, untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi mengenai pelaksanaan MTQ, Pemko melalui Kominfo di akun media sosialnya, akan terus mengupdate setiap hari mengenai pelaksanaan MTQ.(dega/lex)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru