Program Kemitraan Berkelanjutan Unand Di Sungai Kamuyang Selama 3 Tahun

PEMERINTAHAN-172 hit

LIMA PULUH KOTA -Program Kemitraan Berkelanjutan yang dilaksanakan Universitas Andalas (Unand) di Nagari Sungai Kamuyang, Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota dilangsungkan selama tiga tahun. Program ini sudah dimulai sejak tahun 2020. Tahun 2021 ini juga tengah dilangsungkan dan akan terus berlanjut di 2022.

Dr. Ir. Dwi Yuzaria, SE, MSi, dosen Unand yang tergabung dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini mengatakan kegiatan pengabdian dalam bentuk program kemitraan berkelanjutan selama tiga tahun bertujuan untuk membantu Nagari Sungai Kamuyang dalam membangun. Muaranya tentu saja agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program kemitraan berkelanjutan berupa pendampingan, pelatihan dan pemberdayaan yang di antaranya pembenahan pada Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Nagari Sungai Kamuyang. Para dosen yang tergabung dalam program ini, memulainya dari hal-hal yang sangat mendasar, seperti pengumpulan data dari unit-unit usaha BUMNag.

Baca Juga


Termasuk juga membedah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART), Grand Design dan Road Map Agrowisata, kunjungan ke lokasi unit-unit usaha BUMNag dan berbagai potensi lainnya di Nagari Sungai Kamuyang. Juga dilakukan pelatihan tentang pentingnya legal formal atau badan hukum BUMNag. Selanjutnya juga diberikan pelatihan tentang Business Plan.

"Review aspek legal BUMNag, status hukum badan usaha lebih kuat, termasuk review Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga BUMNnag yang memperkuat posisi BUMNag untuk menjalankan bisnisnya juga kita lakukan," kata Dr. Ir. Dwi Yuzaria, SE, MSi, Selasa (02/11/2021).

Tahun ini dilaksanakan kegiatan kemitraan melanjutkan program tahun lalu. Pelatihan, diskusi-diskusi hingga peninjauan ke lapangan dilaksanakan beberapa kali dalam tahun berjalan.

Di antaranya adalah pelatihan yang diberikan oleh Dr. A. Irzal Rias, SH, MH dengan materi tentang aspek legal Bumnag oleh Dr. A. Irzal Rias, SH, MH. Berikutnya pelatihan diberikan oleh Ir. Daz Edwiza, MS dengan tema memilih peluang bisnis prioritas untuk BUMNag.

Selanjutnya pelatihan dengan tema aspek pemasaran dengan pemateri Dr. Ir. Rusjda Khairati, MSi. Sedangkan pelatihan dengan materi rangkuman seluruh aspek yang harus dipersiapkan dalam rangka mengembangkan BUMNang Sungai Kamuyang tiga tahun ke depan oleh Dr. Ir. Dwi Yuzaria, SE, MSi.

Materi pelatihan tentang kewirausahaan untuk pengurus BUMNag Sungai Kamuyang dan pimpinan unit usahanya juga diberikan oleh Dr. Ir. Dwi Yuzaria, SE, MSi. Sementara itu Ir. Rekso Wardoyo, MS (konsultan bisnis) menyajikan materi tentang penyusunan Business Plan BUMNag.

Dampak positif atau manfaat Program Kemitraan Berkelanjutan mulai dirasakan nagari dan juga masyarakat Sungai Kamuyang. Karena itu, kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Wali Nagari Sungai Kamuyang.

Pj. Wali Nagari Sungai Kamuyang Dedi Sunardi mengatakan program kemitraan berkelanjutan yang dilaksanakan Unand di nagari tersebut sangat membantu dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) aparat nagari, BUMNag, dan juga kelompok-kelompok para pelaku UMKM. Bahkan dosen-dosen Unand yang terlibat dalam pengabdian masyarakat tersebut juga membantu dalam legalitas formal BUMNag dan rencana bisnis unit-unit BUMNag ke depan.

"Nagari Sungai Kamuyang memiliki potensi luar yang bisa dan perlu terus dikembangkan. Sehingga bisa lebih maju dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Kami mengucapkan terima kasih kepada Unand yang telah melaksanakan Program Kemitraan Berkelanjutan di Nagari Sungai Kamuyang.

Program kemitraan berkelanjutan ini sangat bermanfaat dan berguna bagi kami aparat nagari dan juga masyarakat," kata Wali Nagari Dedi Sunardi.

Nagari Sungai Kamuyang terdiri dari 9 jorong. Sungai Kamuyang berjarak sekitar 3 KM dari Ibukota Kecamatan Luhak dan sekitar 13 km dari Ibukota Kabupaten Limapuluh Kota, Sarilamak. Sungai Kamuyang hanya sekitar 5 km saja dari pusat Kota Payakumbuh.

Letak Sungai Kamuyang juga terbilang strategis karena berada di jalur jalan provinsi yang menghubungkan Kota Payakumbuh dengan Lintau, Kabupaten Tanah Datar. Jalur ini alternatif bagi warga Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota yang bepergian ke Jakarta atau provinsi di bagian selatan Pulau Sumatera dengan transportasi darat.

Masyarakat Nagari Sungai Kamuyang sebagian besar berprofesi sebagai petani, peternak, ASN, pedagang dan lainnya. Sungai Kamuyang termasuk nagari yang jumlah ternaknya terbanyak di Limapuluh Kota. Usaha peternakan tersebut berpotensi untuk terus dikembangkan.

Di Nagari Sungai Kamuyang juga terdapat 2 destinasi wisata berupa kolam renang yang sudah dikenal luas oleh masyarakat Sumbar dan lainnya. Kolam renang itu adalah Pemandian Batang Tabik Lama yang telah melegenda dan Batang Tabik Water Park. Air PDAM Kota Payakumbuh juga diambil dari mata air Batang Tabik. (Do)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru